Bantuan Air Bersih Datang Dua Kali Sepekan, Warga Mengeluh tak Cukup

Nurul Hidayat    •    Kamis, 29 Oct 2015 11:23 WIB
kekeringan
Bantuan Air Bersih Datang Dua Kali Sepekan, Warga Mengeluh tak Cukup
Warga mengantre air bersih di Kab Jombang, MTVN - Nurul Hidayat

Metrotvnews.com, Jombang: Pemerintah Jombang, Jawa Timur, mengirimkan bantuan air bersih ke warga Dusun Wonorejo, Desa Ngrimbi, sebanyak dua kali dalam sepekan. Warga mengaku bantuan itu tak cukup memenuhi kebutuhan mereka.

Sigit, seorang warga, mengaku setiap kepala keluarga membutuhkan 100 liter untuk memenuhi kebutuhan mandi, masak, dan minum dalam sehari. Di Dusun Wonorejo, katanya, sebanyak 42 kepala keluarga bermukim. Artinya, dusun tersebut membutuhkan 4.200 liter air bersih setiap hari.

Sedangkan bantuan dari pemkab sekali droping air hanya 5.000 liter. Berarti hanya cukup satu hari. Sedangkan pengiriman air hanya dua kali seminggu," keluh Sigit, Kamis (29/10/2015).

Sigit pun berharap Pemerintah Kabupaten Jombang serius menangani dampak kekeringan. Sehingga, warga tak lagi bergantung pada pengiriman air.

Di lain tempat, Kepala Pelaksana Badan Pelaksana Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Nur Huda, mengaku telah berupaya optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Selain faktor armada yang kita optimalkan ada juga skala prioritas yang harus kita utamakan. Untuk Dusun Wonorejo, kita droping air bersih dalam seminggu itu ada dua hingga tiga kali pengiriman," jelasnya.

Nur Huda pun menyarankan masyarakat menghemat penggunaan air. "Intinya masyarakat jangan boros terhadap penggunaan bantuan air bersih, dan lebih mengutamakan kebutuhan mendesak," pungkasnya.

Menurut Nur Huda, pengiriman air bersih ke masyarakat mencukupi kebutuhan dasar seperti masak dan minum. Nur Huda menjelaskan, jumlah kebutuhan dasar manusia dalam sehari yaitu 15 hingga 20 liter per hari. 


(RRN)