Ahok Pastikan Mafia Rusun Marunda Sudah Ditangkap Polisi

Intan fauzi    •    Kamis, 29 Oct 2015 12:00 WIB
rusunawa
Ahok Pastikan Mafia Rusun Marunda Sudah Ditangkap Polisi
Rumah susun Marunda. (Foto:MI/Immanuel)


Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan mafia Rumah Susun Sewa atau Rusunawa Marunda, Jakarta Utara, sudah ditangkap polisi. Mereka terbukti memalsukan KTP warga untuk menghuni rusun secara ilegal.
 
"Mereka sudah berencana mau demo saya, tapi tidak kesampaian. Mereka keburu ditangkap polisi. Saya memang mau memenjarakan semua mafia rusun di Ibu Kota. Tidak ada ampun buat mereka," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).
 
Ahok mengatakan, dirinya akan meminta informasi dari semua pihak yang sudah ditangkap untuk mencari oknum PNS atau mafia lain yang turut memperjual belikan unit rusun. “Kalau sampai ada PNS terlibat, tidak ada ampun. Pecat, penjarakan,” ujar Ahok.
 
Ahok sudah meminta Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah DKI Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan Satuan Polisi Pamong Praja bersama Polri merazia secara berkala di rusunawa. “Razia rutin ampuh untuk menangkap mafia rusun,” katanya.
 
Pemprov DKI Jakarta semakin genjar menertibkan penghuni rusunawa. Sebanyak tujuh penghuni ilegal yang menempati unit Rusunawa Marunda, Cluster B, RW 07, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, diusir.
 
Pengusiran dilakukan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemprov DKI Jakarta Ika Sri Lestari Adji bersama Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil Pemprov DKI. Mereka dibantu personel Polres Metro Jakarta Utara dan Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Utara.


(FZN)