Greenpeace: Pembentukan Pansus Asap Tidak Perlu

Meilikhah    •    Kamis, 29 Oct 2015 15:10 WIB
asap
Greenpeace: Pembentukan Pansus Asap Tidak Perlu
Juru Kampanye Politik Hutan Greenpeace Indonesia Teguh Surya. Foto: MTVN.com/Meilikhah.

Metrotvnews.com, Jakarta: Greenpeace Indonesia menyambut baik rencana DPR membentuk panitia khusus atau pansus asap. Bagi LSM lingkungan itu, pansus menjadi penting jika berkontribusi agar pemerintah bisa mencegah kebakaran lahan.

Jika yang terjadi justru sebaliknya, pansus tidak diperlukan. "Kalau hanya ingin ribut, rakyat juga sudah tahu, sudah jenuh yang seperti itu. Yang ditantang sekarang komitmen legislator, kalau hanya diskusi-diskusi di DPR untuk apa?" ujar Juru Kampanye Politik Hutan Greenpeace Indonesia, Teguh Surya, di Sere Manis Jakarta Pusat, Kamis (29/10/2015).

Menurut Teguh, pembentukan pansus asap memang penting untuk kemaslahatan rakyat. Akan tapi jika melihat APBN yang semakin menipis terkuras akibat banyaknya pansus atau panja yang dibentuk Dewan, pembentukan pansus asap tak perlu.

DPR, kata Teguh, sering membentuk tim kerja namun tak bisa diselesaikan. Pembentukan hanya bersifat administratif yang sarat kepentingan politik.

"Harapan kami, tentu harusnya membantu sebagai upaya mencegah bencana berulang. Pengalaman yang sudah-sudah praktik seperti ini strategi di DPR hanya untuk kepentingan politik, administratif, yang kita harap rekan pansus nanti bisa komit dan kepentingannya memang untuk kemaslahatan rakyat," jelas Teguh.

Kemarin, usulan pembentukan pansus asap diserahkan ke pimpinan DPR oleh perwakilan Komisi IV, yakni Herman Haeron, Viva Yoga Mauladi, Ibnu Muntazam, dan Andi Akmal. Sebanyak 171 anggota Dewan menandatangani usulan tersebut. Mereka berasal dari delapan fraksi, di luar Fraksi NasDem dan Hanura. 


(DOR)