Kandidat Capres Republik Sindir Kebijakan 'Fantasi' Trump

Willy Haryono    •    Kamis, 29 Oct 2015 19:41 WIB
pemilu as
Kandidat Capres Republik Sindir Kebijakan 'Fantasi' Trump
John Kasich (kiri) dalam debat partai Republik di Colorado, AS, Rabu (28/10/2015). (Foto: AFP / ROBYN BECK)

Metrotvnews.com, Colorado: Kandidat calon presiden Donald Trump mendapat 'serangan' dari rekan satu partainya dalam debat ketiga Partai Republik di Colorado, Amerika Serikat, Rabu (28/10/2015). 

John Kasich, Gubernur Ohio, menyindir kebijakan fantasi dan tak masuk akal dari Trump, salah satunya dalam keimigrasian. Trump pernah berkata akan mengusir semua imigran gelap dari AS. 

"Jadi nantinya apakah kita harus mengusir 10 juta warga dari AS, meninggalkan anak-anaknya sendirian? Hadirin sekalian, kita semua harus terbangun dan tersadar," kata Kasich, seperti dikutip AFP. 

"Kita tidak bisa memilih seseorang yang tidak tahu bagaimana caranya bekerja (sebagai presiden). Anda harus memilih seseorang yang memiliki pengalaman," sambung dia.

Ucapan Kasich terlihat jelas dilontarkan pada Trump, pengusaha real estate ternama, dan Ben Carson, mantan dokter bedah. Trump dan Karson sama-sama tidak memiliki pengalaman apapun di dunia politik. 

Kasich mengatakan rencana pajak Trump dan Carson "hanyalah game fantasi" yang dapat membuat negara memiliki utang hingga triliunan dolar. 

Tidak hanya Kasich, banyak moderator debat pun bergabung dalam 'serangan' Kasich, dan bertanya kepada Trump apakah dia saat ini sedang menjalani "kampanye bak versi buku komik." Moderator merujuk pada janji aneh Trump yang akan membuat tembok besar untuk menghalangi datangnya imigran dari Meksiko. 

Pilpres AS akan dilaksanakan pada November 2016 dengan menggunakan sistem voting. Kandidat pasti dari Republik dan Partai Demokrat baru akan diketahui pada musim semi tahun depan.


(WIL)

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

ICW: Vonis Novanto tak Bikin Jera

29 minutes Ago

Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Tama S. Langkun, hukuman Novanto tak memb…

BERITA LAINNYA