Kebijakan Restriksi Bisa Ancam Neraca Perdagangan

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 29 Oct 2015 19:48 WIB
perdagangan ri
Kebijakan Restriksi Bisa Ancam Neraca Perdagangan
impor. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebijakan restriksi (pembatasan masuknya impor) negara mitra dagang Indonesia dinilai dapat mengancam pencapaian sasaran kinerja neraca perdagangan Indonesia.

Staf Pusat Kebijakan Perdagangan Luar Negeri, Nikki Barendasari mengatakan pertumbuhan ekspor nonmigas menjadi target dalam meningkatkan perdagangan Indonesia. Oleh karena itu Indonesia perlu bersikap netral terhadap sikap negara lain yang mendukung pelarangan itu.

"Oleh sebab itu, kebijakan restriksi perdagangan oleh mitra dagang, posisi Indonesia sebaiknya netral, dalam arti Indonesia harus dapat mengerti mengapa negara lain menetapkan kebijakan restriksi, kebijakan resiprokal atau tindakan balasan tidak perlu dilakukan," ujar Nikki Barendasari, saat ditemui di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Ia mengatakan Indonesia perlu melakukan tindakan diplomasi terutama dengan negara mitra dagang. Sampai 2014, eskpor nonmigas Indonesia mencapai USD145,96 miliar atau turun 6,5 persen, walaupun kebijakan restriktif negara mitra dagang tidak mempengaruhi pencapaian ekspor nonmigas mengingat kecilnya pangsa ekspor produk restrikstif Indonesia.

"Untuk mengamankan ekspor produk yang dikenakan restriksi, maka diplomasi terutama dengan negara-negara mitra dagang terkait perlu ditingkatkan dan tidak perlu melakukan tindakan balasan," jelasnya.


(SAW)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA