Presiden Minta Mendagri Sederhanakan Perda yang Menyulitkan Investasi

LB Ciputri Hutabarat    •    Jumat, 30 Oct 2015 07:31 WIB
investasi
Presiden Minta Mendagri Sederhanakan Perda yang Menyulitkan Investasi
Presiden Joko Widodo. (Foto:MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Palembang: Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerdehanakan Peraturan Daerah (Perda) yang berhubungan dengan perizinan investasi. Presiden menilai pelayanan perizinan di daerah masih memakan waktu yang lama.
 
Jokowi mengungkapkan, cepatnya proses perizinan merupakan salah satu faktor percepatan pertumbuhan ekonomi.
 
"Seharusnya lembaran izin hanya sebagai syarat, sehingga penerbitannya tidak perlu berbelit-belit dan lama," kata Jokowi di Palembang, seperti dikutip Antara, Kamis (29/10/2015).
 
Jokowi mengaku segera menginstruksikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk menyederhanakan Perda yang berhubungan dengan perizinan investasi. "Kementerian Dalam Negeri saat ini sedang mengatur soal Perda yang menghambat pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Jokowi.
 
Menurut Jokowi, Indonesia punya banyak Sumber Daya Alam yang bisa diolah untuk pertumbuhan ekonomi. Namun, berbelit-belitnya perizinan menjadi salah satu faktor utama investor enggan datang ke Indonesia. "Sayang potensi itu jika tidak digarap oleh investor," ungkap dia.
 
Hingga saat ini, pemerintah pusat telah memangkas birokrasi yang cukup panjang terhadap pelayanan perizinan dari 262 hari menjadi 22 hari. Tujuannya untuk menumbuhkan investasi dan mereformasi fundamental ekonomi.


(FZN)