Kabut Asap Buat Garuda Indonesia Rugi USD8 Juta

Husen Miftahudin    •    Jumat, 30 Oct 2015 07:52 WIB
garuda indonesia
Kabut Asap Buat Garuda Indonesia Rugi USD8 Juta
Garuda Indoneisa. (ANTARA FOTO/Teresia May)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan membuat Garuda Indonesia mengalami kerugian yang cukup besar. Bahkan dalam dua bulan terakhir, kerugian yang ditanggung perusahaan penerbangan pelat merah tersebut mencapai sebanyak USD8 juta.

"Jadi memang kontribusi terganggunya asap kemarin di September dan Oktober kita kehilangan opportunity sekitar USD8 juta karena lebih dari 120 ribu penumpang membatalkan penerbangan," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo di Kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (29/10/2015) malam.

Ia mengaku, untuk menghindari potential lost pendapatan perseroan, pihaknya melakukan pengurangan rute penerbangan pesawat yang terdapat di bandara-bandara Sumatera dan Kalimantan. Selain itu, aku Arif, Garuda Indonesia memaksimalkan rute-rute yang tak terdampak kabut asap.

"Kita melakukan optimasi rute dan kita pindahkan sebagian. Tapi itu tak bisa semaksimal mungkin, tetap ada cost-nya. Kita maksimalkan ke rute-rute padat seperti Denpasar, Makassar, Surabaya, dan Balikpapan," papar Arif.

Ia berharap agar pemerintah dapat segera menanggulangi karhutla yang menimpa wilayah Sumatera dan Kalimantan. Selain itu, hujan yang telah terjadi di wilayah terdampak karhutla diharap segera mengurangi kabut asap.

"Tentu ini menjadi bagian penting buat kita untuk melakukan antisipasi-antisipasi. Mudah-mudahan dengan hujan yang lebat turun akhir-akhir ini bisa segera menghentikan hal tersebut," pungkas Arif.


(AHL)