Ketika Kisah Sang Kabayan Hadir dalam Pentas Balet

Nia Deviyana    •    Jumat, 30 Oct 2015 09:49 WIB
kultur
Ketika Kisah Sang Kabayan Hadir dalam Pentas Balet
Si Kabayan-Indonesia Folklore Ballet. (Foto:Nia Deviyana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tari balet selalu identik dengan budaya Eropa. Seringkali, balet tampil mengiringi pertunjukan opera dongeng populer, seperti Sleeping Beauty, Cinderella, Aladin, dan masih banyak lagi.

Lantas, bagaimana jika balet membawakan cerita rakyat tradisional Indonesia? 

Pertunjukan itulah yang akan dipentaskan grup balet dari Marlupi Dance Academy, dengan judul 'Si Kabayan-Indonesia Folklore in Ballet'.

"Ini bentuk komitmen dari Marlupi Dance Academy supaya generasi muda bisa terus melestarikan balet tanpa melupakan ragam budaya Indonesia," ujar Fifi Sijangga, Managing director Marlupi Dance Academy saat dijumpai di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki.

Fifi menjelaskan alasan memilih cerita rakyat Si Kabayan. Menurut dia, Si Kabayan bukan berasal dari legenda sehingga jalan ceritanya bisa dieksplorasi dan dikreasikan. 

Kisah Si Kabayan dalam pertunjukan ini bermula ketika pemuda desa itu berniat mempersunting gadis pujaannya, Nyi Iteung. Namun, ayah Nyi Iteung meberikan syarat yakni sebuah mahar khusus jika Kabayan ingin meminang putrinya.

Kabayan pun pergi keliling Indonesia untuk mencari harta peninggalan keluarga yang dipendam semasa pemerintahan kolonial Belanda. Akankah Si Kabayan menemukan harta itu?

Pertunjukan ini dipentaskan oleh 150 murid terbaik dari Marlupi Dance Academy. Nantinya, para balerina ini akan menampilkan keindahan tarian balet dalam langgam tradisional Indonesia, seperti Ilir-Ilir, Angin Mamiri dan masih banyak lagi yang musiknya diaransemen khusus oleh Hendra Duo percussion dan Adam Sidhi Permana. 

Untuk kostum, Febrizal Ridwan pun mengemas pakaian tradisional dalam busana berpotongan modern untuk memudahkan balerina saat menari.

Pementasan Si Kabayan-Indonesia Folklore in Ballet digelar di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Sabtu, 31 Oktober 2015 pukul 18.30 WIB, dengan harga tiket seharga Rp250 ribu.


(LOV)