Nostalgia di SD Almamater, Gubernur Jateng Cari Bangku Kenangan

Deo Dwi Fajar Hari    •    Jumat, 30 Oct 2015 11:01 WIB
gubernur
Nostalgia di SD Almamater, Gubernur Jateng Cari Bangku Kenangan
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat di SD 1 Kutoarjo, tempat ia sempat sekolah dulu, Jumat (30/10). (Metrotvnews.com/Deo Dwi Fajar)

Metrotvnews.com, Purworejo: Dalam kunjungan kerja ke Purworejo, Jumat (30/10), Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyempatkan mampir ke sekolah dasar almamaternya. Ia bernostalgia di ‎SD Negeri 1 Kutoarjo, Jalan Mardiusodo No 4 Purworejo.

Orang nomor satu di Jateng itu bersekolah di SD tersebut hanya di kelas VI. Sebelumnya, Ganjar tinggal dan menempuh kelas satu hingga lima SD di Karanganyar. Saat kenaikan kelas enam, ayahnya S Parmuji yang merupakan anggota polisi pindah tugas ke Purworejo. Otomatis Ganjar pun mengikuti dan harus pindah sekolah.

Tiba di SD 1 Kutoarjo pukul 08.30 WIB, Ganjar menuju aula belakang. Di sana, sudah menunggu ratusan siswa kelas satu hingga tiga. Ia menghabiskan waktu setengah jam untuk bercanda, menyanyi, dan tanya jawab dengan mereka. Selain itu, Ganjar menyerahkan bantuan berupa alat elektronik dan peralatan komputer kepada pihak sekolah.

Sebelum pamit, Ganjar menengok ruang kelas VI di bagian depan. Sampai di situ, ia berkeliling ruangan mencari bangku di mana ia duduk waktu bersekolah dulu.

"Nah, ini bangku kenangan saya. Persis ini, masih sama bangkunya, tidak berubah," katanya seraya duduk di bangku nomor empat deret pertama itu.

Sembari duduk, Ganjar bercerita tentang guru paling killer di SD 1 Kutoarjo. "Namanya Pak Tikno, guru matematika. Kalau tidak bisa jawab, dihukum harus duduk depan. Nah di sini," ujarnya seraya berpindah tempat duduk ke barisan terdepan.

Ganjar juga berinteraksi dengan beberapa siswa kelas enam. Ternyata ada lima anak yang ayahnya juga polisi, seperti Ganjar. Ia lalu terlibat tebak-tebakan tentang urutan pangkat anggota polisi, dari Bripda hingga Jenderal.

"Saya senang sekali bisa ke sini lagi. Masih ingat sekali pernah dihukum suruh membersihkan bangku dan meja. Pakai air dan lap lalu ngosek meja itu sampai bersih," kenangnya.

Dari SD, Ganjar lalu berjalan kaki menuju SMP almamaternya. SMP 3 Kutoarjo hanya berjarak kurang dari 100 meter dari SD 1 Kutoarjo. Ia berada di sana sekitar satu jam dalam rangka program Gubernur Mengajar.

"Ketika saya sekolah di sini, namanya masih SMP 1 Kutoarjo," kata Ganjar.


(SAN)

Hatta Ali Merasa Difitnah

Hatta Ali Merasa Difitnah

1 hour Ago

Menurut Hatta, dirinya datang ke Surabaya karena diminta menjadi dosen penguji dalam ujian terb…

BERITA LAINNYA