Tak Cuma Korupsi, PNS KPU DIY juga Kerap Tipu Rekan Kerja

Ahmad Mustaqim    •    Jumat, 30 Oct 2015 12:02 WIB
tipikor
Tak Cuma Korupsi, PNS KPU DIY juga Kerap Tipu Rekan Kerja
Ilustrasi. (MI)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sigit Giri Wibowo alias SGW, PNS di bidang Penganalisis Tata Laksana, Bagian Program, Data, Organisasi, dan SDM, KPU DIY tak hanya diduga melakukan tindak pidana korupsi. Lebih dari itu, lelaki yang menjadi PNS di Komisi Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta sekitar tujuh tahun tersebut juga kerap menipu rekan kerjanya.

Komisioner Bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilu dan Humas KPU DIY, Farid Bambang Siswantoro mengatakan banyak rekan kerja Sigit yang sudah menjadi korban. Baik dari pegawai hingga petugas kebersihan. 

"Mungkin ada separuh lebih pegawai di KPU DIY yang pernah ketipu, kecuali komisioner," kata Farid saat dihubungi, Jumat (30/10/2015).

Farid menjelaskan bahwa cara Sigit untuk mengelabui rekan kerjanya dengan meminjam barang yang dimiliki orang yang dia kenal di kantor. Mulai dari uang, sepeda motor, hingga sertifikat tanah. Dari situlah menjadi salah satu kecurigaan, lantaran barang yang dipinjam tak kunjung dikembalikan.

Sementara itu, Farid menilai kalau tindakan yang membuat Sigit menjadi tersangka seperti bukan tindak korupsi. Ia mencontohkan, setiap KPU DIY selesai melakukan kegiatan di sebuah hotel selalu ada bukti pembayaran lunas.

Namun, meski ada bukti sah pembayaran dan diakui oleh lembaga negara saat melakukan pemeriksaan, ada beberapa pihak hotel yang melayangkan somasi ke KPU. 

"Dari keterangan pihak hotel, tagihan yang belum terbayar ada yang sebesar 20 hingga 30 persennya. Padahal bukti lunas pembayaran sudah kami terima," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan para komisioner dan pegawai siap memberikan kesaksian di persidangan. "Semua bisa terungkap di persidangan," ujarnya.

Saat ini Sigit telah ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta atas kasus dugaan korupsi pada Kamis, kemarin. Sigit diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan alat perlengkapan KPU dan tagihan pemesanan hotel dengan nilai yang ditaksir mencapai Rp700 juta.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kota Yogyakarta, Adjie Prasetya mengatakan penetapan tersangka Sigit diambil setelah yang bersangkutan dicecar 15 pertanyaan sebagai saksi selama dua jam. Sigit langsung ditahan di LP Wirogunan.


(SAN)