Mahasiswa Korban Bandros Dimakamkan Pekan Depan

Roni Kurniawan    •    Jumat, 30 Oct 2015 12:20 WIB
kecelakaan bus
Mahasiswa Korban Bandros Dimakamkan Pekan Depan
Suasana rumah duka. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Metrotvnews.com, Bandung: Keluarga mediang Andy Setiawan Haryanto, 20, mengikhlaskan kepergian mahasiswa semester tiga Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung yang meninggal akibat jatuh dari lantai dua Bus Bandros.

"Ini sebuah musibah, keluarga juga tidak banyak komentar. Mereka ikhlas atas kepergian Andy, yang diberikan Tuhan itu yang terbaik," ujar Dedi Hartono, 68, paman mendiang Andy saat ditemui wartawan di Rumah Duka Yayasan Dana Sosial Priangan atau Nana Rosana, Jalan Nana Rosana (Holis), Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/10/2015).

Menurut Dedi, siang ini mediang Andy akan disembahyangkan di Gedung A rumah duka tersebut dan akan dikebumikan pada hari Senin, 2 November di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Picung Remuk, Cicariang, Tasikmalaya.

"Senin dikebumikannya di Tasik," lanjutnya.

Selain itu, Dedi pun berharap keponakan yang mengambil jurusan Fakultas Teknologi Informatika itu dapat beristirahat dengan tenang di usianya yang akan menginjak 20 tahun pada Desember nanti.

Sementara itu, diakui Dedi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sudah menyambangi keluarga korban dan mengucapkan belasungkawa pada Kamis malam, 29 Oktober saat jenazah masih berada di ruang ICU RS Borromeus.

"Pak wali kota udah datang semalam dan juga karangan bunga sudah nyampe atas atensinya wali kota," imbuhnya.

Sementara itu, hasil pantauan Metrotvnews.com di lokasi, rekan-rekan mendiang Andy dari Unpar sudah mulai berdatangan untuk turut menyembahyangkan. Akan tetapi, mereka masih bungkam ketika dimintai informasi mengenai kegiatan Andy semasa hidupnya di lingkungan kampus Unpar.

Andy merupakan korban jatuh dari lantai dua Bus Bandros yang sedang melintas di kawasan Kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukencana pada Rabu siang, 28 Oktober. Ia langsung dilarikan ke RS Borromeus sekitar pukul 12.08 WIB.

Andy jatuh karena terjerat kabel yang melintang di kawasan tersebut. Ia terluka parah di bagian kepalanya. Dia meninggal pada Kamis malam, 29 Oktober sekitar pukul 19.20 WIB.


(SAN)