Rupiah Tergerus, Laba Indofood Terpental 45%

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 30 Oct 2015 14:36 WIB
indofood
Rupiah Tergerus, Laba Indofood Terpental 45%
Direktur Utama & CEO Indofood Sukses Makmur Anthony Salim. (FOTO: MI/Adam Dwi)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatat penurunan laba bersih sebesar 45,2 persen menjadi Rp1,68 triliun di kuartal III-2015. Angka tersebut turun jauh bila dibanding raihan laba Rp3,07 triliun per September 2014.

"Kondisi makroekonomi dalam beberapa bulan terakhir cukup memberikan tantangan bagi kami. Melemahnya harga CPO dan nilai tukar rupiah telah mempengaruhi laba bersih kami, namun core profit hanya turun 11,8 persen," kata Direktur Utama & CEO Indofood Sukses Makmur Anthony Salim, dalam siaran persnya, Jumat (30/10/2015).

Selain itu, margin laba bersih perseroan pun turun menjadi 3,5 persen, dari 6,6 persen periode yang sama tahun lalu. Penurunan margin laba bersih banyak diakibatkan oleh rugi selisih kurs ‎yang belum terealisasi sebagai akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

"Dengan tidak memperhitungkan non-recurring dan selisih kurs, core profit yang mencerminkan kinerja operasional pun turun menjadi Rp2,71 triliun, dari posisi Rp3,07 triliun per September 2014. Penurunan itu setara 11,8 persen," sebutnya.

Meski laba mengalami penurunan yang cukup besar, penjualan perseroan masih tumbuh 1,5 persen menjadi Rp47,56 triliun per September 2015, dari posisi penjualan sebesar Rp46,88 triliun di kuartal III-2014.


(AHL)