Saksi Akui Minta Bantuan SDA Supaya Rumah Temannya Jadi Perumahan Haji

Renatha Swasty    •    Jumat, 30 Oct 2015 14:48 WIB
suryadharma ali
Saksi Akui Minta Bantuan SDA Supaya Rumah Temannya Jadi Perumahan Haji
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (Foto:MI/Rommy)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota DPR Fraksi PPP Mukhlisin mengaku pernah meminta bantuan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali menjadikan perumahan haji milik kawannya disewa untuk jemaah haji di Arab Saudi pada 2010.  Rumah itu milik Cholid Abdul Latief Sodiq Saefudin.
 
"Cholid teman baik karena dia orang Saudi. Saya lama di Mekkah. Cholid pernah telepon saya 'kamu kenal Menteri Agama nggak, saya punya rumah minta tolong biar disewa orang Indonesia'," kata Mukhlisin dalam sidang lanjutan untuk terdakwa Suryadharma Ali di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (30/10/2015).
 
Saat itu, Mukhlisin mengaku, mengenal Suryadharma dan berjanji bakal meminta bantuan mantan Ketua Umum PPP itu. "Saya telepon pak Menteri, 'ada teman Cholid Saefudin yang biasa bantu orang Indonesia bisa nggak dibantu, dia mau masukin rumahnya. (SDA sampaikan) ya sudah daftar saja, nanti kalau sesuai prosedur diterima'," beber Mukhlisin.
 
Mukhlisin mengaku tidak mengetahui kondisi rumah yang ditawarkan Cholid. Ia hanya tahu di daerah Syare’ Mansyur sempat ditolak tim penyewaan rumah lantaran jauh dan kurang aman bagi jemaah.
 
"Saya telepon Cholid supaya nama Menteri baik, kamu bikin transport, bikin area buat berkumpulnya orang, sediakan makanan karena di situ ada tim yang menangani rumah minta," ujar Mukhlisin.
 
Kebaikan Mukhlisin membantu Cholid jadi pertanyaan Jaksa. Telisik punya telisik rupanya Cholid pernah membantu Mukhlisin saat bermasalah di Arab Saudi.
 
"Kalau ada orang Indonesia di Masjidil ditangkap imigrasi sering dibantu Cholid , dan saya membantu Cholid. Saya sebetulnya punya masalah di Saudi, saya dibantu, saya dicekal terus dibantu," ujar Mukhlisin.
 
Terkait bantuan perumahan itu, ia membantah menerima sejumlah duit dari Cholid. "Tidak ada," pungkas dia.
 
Dalam dakwaan, setelah perumahan di daerah Syare’ Mansyur milik Cholid ditolak tim perumahan, Cholid menghubungi Mukhlisin dan meminta bantuan. Mukhlisin lalu meminta bantuan Suryadharma supaya perumahan mikik Cholid diterima.
 
Usai ditetapkan, perumahan Cholid menjadi perumahan haji Indonesia, Jaksa menyebut Mukhlisin menerima 20.690 Riyal.


(FZN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

10 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA