Kebakaran di Semeru, Tanaman Endemik & Habitat Lutung Jawa Hangus

Tri Kurniawan    •    Jumat, 30 Oct 2015 19:03 WIB
kebakaran hutan
Kebakaran di Semeru, Tanaman Endemik & Habitat Lutung Jawa Hangus
Pendaki melewati hutan pinus cemara kandang yang terbakar di kaki Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Minggu 23 November 2014. Antara Foto/Teresia May

Metrotvnews.com, Lumajang: Luas hutan Gunung Semeru yang terbakar diperkirakan lebih dari 200 haktare. Kebakaran terjadi pada Selasa 20 Oktober hingga Rabu 28 Oktober.

"Petugas masih pendataan secara detail terkait luas lahan yang terbakar, namun diprediksi lebih dari 200 hektare," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ayu Dewi Utari, Jumat (30/10/2015).

Tanaman endemik di kawasan Semeru ikut terbakar. "Beberapa tanaman endemik itu di antaranya acer, tutup, danglu, dekuren, mentingen, dan putih dada," katanya.

Bahkan, api menghanguskan habitat lutung Jawa, macan tutul, dan elang Jawa. Api juga mengancam kehidupan satwa liar yang biasa melintas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

"Belum ada laporan dari petugas yang menemukan bangkai satwa liar yang dilindungi di kawasan Semeru," ucapnya.

Ayu mengatakan, petugas masih bersiaga dan mengawasi sejumlah lokasi kebakaran untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru akibat cuaca panas.

Pihak TNBTS belum bisa memastikan kapan jalur pendakian Gunung Semeru dibuka karena harus dibersihkan. Sejumlah lokasi dikabarkan longsor akibat kebakaran. "Pendaki harus bersabar menunggu informasi," katanya. (Antara)


(TRK)

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Tiga Politikus PDIP di Kasus KTP-el

1 hour Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut pihak-pihak lain yang diduga terlibat kasus k…

BERITA LAINNYA