Pelabuhan Cirebon Buka Terminal Handling Gas Propilena

Ahmad Rofahan    •    Jumat, 30 Oct 2015 19:05 WIB
pelabuhan
Pelabuhan Cirebon Buka Terminal Handling Gas Propilena
Peresmian terminal handling gas propilena di Pelabuhan Cirebon. Foto: Metrotvnews.com/Rofahan

Metrotvnews.com, Cirebon: PT Polytama Propindo sebagai salah satu penghasil polipropilena terbesar kedua di Indonesia, meresmikan pengoperasian terminal pertama handling gas propilena, di Pelabuhan Cirebon, Jumat, 30 Oktober. PT Polytama menggandeng PT Karyatara Cemara Indah dan PT Sentra Bintang Energy dalam operasional terminal tersebut.

Terminal handling gas propilena ini nantinya akan digunakan untuk mendatangkan bahan baku utama Polytama berupa gas propilena yang akan dijadikan sebagai biji plastik. Sebelum adanya terminal handling ini, Polytama mendapatkan suplai bahan baku dari Pertamina Ru-6 Balongan melalui pipa.

Direktur Utama PT Polytama, Didik Susilo, menyebutkan kebutuhan biji plastik di Indonesia belum memenuhi kuota yang dibutuhkan, dari 1,5 juta ton biji plastik yang dibutuhkan, Indonesia hanya mampu menghaslikan 750 ribu ton. “Masih sangat kurang produksi biji plastik di Indonesia,” kata Didik.

Pemilihan Pelabuhan Cirebon sebagai terminal handling gas dikarenakan lokasi yang cukup strategis dan adanya rencana peningkatan dan perluasan program kerja pembangunan pelabuhan oleh PT Pelindo II. Saat ini, perusahaan-perusahaan produsen palstik baik lokal maupun multinasional yang menjadi konsumen Polytama berada di daerah Jawa. Sehingga diharapkan keberadaan terminal handling di Cirebon ini mempermudah distribusi.

Setiap harinya terminal handling gas propelina ini akan mendistribusikan sekitar 500 ton gas propilena yang akan digunakan Polytama. Didik menargetkan jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai kebutuhan saat ini yang masih belum banyak terpenuhi. “Untuk saat ini baru sekitar 15 ribu ton per bulan. Nanti diharapkan bisa terus bertambah,” kata Didik.


(UWA)