BI Masih Pertimbangkan Longgarkan Kebijakan Moneter

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 30 Oct 2015 19:23 WIB
bank indonesia
BI Masih Pertimbangkan Longgarkan Kebijakan Moneter
Ilustrasi Gedung BI. ANTARA FOTO/Fanny Octavianus

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, masih perlu mempertimbangkan berbagai aspek dalam melonggarkan kebijakan moneter. Di antaranya, kondisi ekonomi dunia yang belum membaik meskipun kondisi dalam negeri mulai menunjukan perbaikan.

"Kita masih perlu lihat. Saya ingin sampaikan, perkembangan di dalam negeri yang menunjukkan kondisi baik itu kita sambut baik. Tapi kondisi di luar negeri itu yang namanya stabilitas sistem keuangan itu masih lemah," ujarnya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2015).

Dirinya menambahkan, dengan adanya kondisi ekonomi dunia yang belum stabil maka potensi tekanan di negara berkembang masih cukup terbuka melalui risiko arus modal keluar (capital outflow).

Selain itu, BI juga masih mempertimbangkan pengaruh dari kondisi ekonomi di Amerika Serikat dan Tiongkok yang bisa berimbas ke Indonesia. Serta kemungkinan harga komoditas yang terus merosot.

"Kita tidak boleh sampai tidak hati-hati karena stabilitas itu utama karena bagi terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang kuat, yang seimbang, dan yang berkesinambungan," pungkas dia.


(AHL)