On This Day!

1964: Lahirnya 'The Flying Dutchman'

Rendy Renuki H    •    Sabtu, 31 Oct 2015 09:59 WIB
liga duniapada hari ini
1964: Lahirnya <i>'The Flying Dutchman'</i>
Marco Van Basten (Foto: istimewa/youtube)

Metrotvnews.com, Jakarta: Hari ini, 31 Oktober 51 tahun lalu lahirlah legenda Belanda bernama Marcel 'Marco' Van Basten. Pemain berjuluk 'The Flying Dutchman' ini langsung mencuri perhatian di usianya yang masih muda.

Raksasa Belanda, Ajax Amsterdam tertarik mendatangkannya pada 1981 saat dirinya baru berumur 16 tahun. Setahun berselang, ia membuat debutnya di tim senior Ajax pada April 1982 dan langsung mencetak gol.

Sejak musim 1983--1984, Van Basten berhasil merebut posisi di skuat utama Ajax. Ketajamannya pun semakin terasah yang dibuktikan dengan menjadi top skorer di musim itu dengan torehan 28 gol. Ia pun menjadi top skorer di Eredivisie pada tiga musim berikutnya.

Bersama Ajax, Van Basten mempersembahkan tujuh gelar selama berkarier di Amsterdam-Arena. Diantaranya adalah tiga gelar liga (1981--1982, 1982--1983 1983--1984), tiga trofi Piala Belanda (1983, 1986, 1987), dan Piala Winner (1987).

Prestasi itu membuat AC Milan tertarik mendatangkannya pada 1987. Namun, debut Van Basten di kota mode tak semulus saat seperti di Ajax. Van Basten mengalami cedera pergelangan kaki dan hanya bermain sebanyak 11 laga di musim awalnya berseragam Milan.

Namun, ia tetap berhasil membawa Milan meraih Scudetto di akhir musim. Bahkan, ia memimpin timnas Belanda di ajang Piala Eropa 1988 dan menjadi top skorer. Ia pun terpilih menjadi pemain terbaik Eropa di tahun tersebut.

Musim berikutnya ia membantu Milan meraih Scudetto dan trofi Liga Champions 1989. Mencetak dua gol ke gawang Steau Bucarest dalam kemenangan 4-0, Van Basten pun terpilih menjadi pemain terbaik Eropa kedua kalinya.

Puncak kariernya terjadi pada 1992 silam. Kala itu, Van Basten mampu menyabet gelar pemain terbaik Eropa ketiganya sekaligus pemain terbaik dunia. Hasil itu didapatnya setelah memimpin Milan kembali meraih gelar Scudetto dan menjadi top skorer.

Antiklimaks terjadi setahun berselang. Van Gaal mengakhiri kariernya sebagai pemain pada 1993 akibat cedera pergelangan kaki yang terus menghantuinya. Meski ia tak secara resmi pensiun bermain hingga 1995. (tdifh)


(REN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA