Syukuran Banyu, Cara Masyarakat Desa Pluneng Syukuri Kekayaan Air

Pythag Kurniati    •    Sabtu, 31 Oct 2015 11:07 WIB
budaya
Syukuran Banyu, Cara Masyarakat Desa Pluneng Syukuri Kekayaan Air
Kirab Syukuran Banyu di Desa Pluneng, Klaten. Foto: Metrotvnews.com/Pythag

Metrotvnews.com, Klaten: Masyarakat Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, memiliki cara unik sebagai wujud rasa syukur mereka terhadap Tuhan atas sumber daya air di desanya. 

Mereka membawa kendil (tempat air dari tanah liat) dan hasil bumi untuk dikirab dalam Kirab Syukuran Banyu, Jumat, 30 Oktober, sore. Uniknya, selain melewati jalan kampung, mereka juga menyusuri pematang sawah dan sungai-sungai sambil membawa hasil bumi.

Masyarakat dari berbagai rukun warga berjalan beriringan menuju umbul (sumber mata air) Tirtomulyono. Sesampainya di sana, prosesi dibuka dengan ciblon, yakni memainkan air hingga menimbulkan bunyi-bunyian yang khas. Tentu saja hal ini menjadi tontonan menarik bagi warga.

Kirab ini sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas ketersediaan air di Desa Pluneng. Pada saat kekeringan, masyarakat Desa Pluneng tidak kekurangan air. Sebaliknya, pada masa penghujan mereka juga tidak pernah terkena banjir. Terlebih, Desa Pluneng memiliki beberapa umbul yang dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan warga.

Ketua panitia kirab Joko Pitoyo mengatakan ada dua umbul yang menjadi andalan Desa Pluneng, yakni umbul lanang Tirto Mulyono dan umbul wadon Tirto Mulyani. “Selama ini masyarakat Desa Pluneng memanfaatkan air umbul salah satunya untuk mengairi sawah dan kolam renang. Bukan hanya itu, dari umbul ini lahir anak-anak yang menjadi atlet berbakat di olahraga renang. Ada yang menyabet beberapa penghargaan baik di tingkat povinsi maupun nasional,” kata Joko. 

Dalam kesempatan tersebut, Joko yang mewakili warga Desa Pluneng menolak bentuk konglomerasi terhadap sumber daya air di desanya. 

Joko menambahkan, selain melakukan kirab, Jumat pagi warganya bersama dengan 100 orang anggota TNI membersihkan sungai sebagai salah satu bentuk pelestarian lingkungan. Desanya juga akan menyumbangkan 100 batang pohon bodhi, beringin, dan gayam untuk warga di kawasan lereng gunung sebagai penahan air.



(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA