Tiga Gubernur Jepang Dorong Realisasi Investasi di Indonesia

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 31 Oct 2015 16:47 WIB
investasi
Tiga Gubernur Jepang Dorong Realisasi Investasi di Indonesia
Kepala BKPM Franky Sibarani (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan Jepang masih menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan investasi utamanya. Berbagai permasalahan yang muncul di antara kedua negara, tidak memengaruhi minat investasi dari Jepang ke Indonesia. 

Franky mendasarkan pendapatnya kepada adanya kunjungan tiga gubernur dari Jepang ke BKPM sepanjang Oktober ini. Ketiga gubernur tersebut adalah Gubernur Prefektur Okoyama, Aichi, dan terbaru adalah Gubernur Prefektur Saitama. Untuk menindaklanjuti minat investasi tersebut, pihaknya merencanakan kegiatan pemasaran investasi di ketiga prefektur awal tahun depan. 

"Minat investasi Jepang ke Indonesia masih tetap tinggi. Salah satu indikatornya bagaimana dalam waktu satu bulan, tiga gubernur dari Jepang berkunjung ke Indonesia dan bertemu dengan BKPM. Karena itu, kami akan menindaklanjutinya dengan menggelar road show pemasaran investasi di ketiga prefektur yang direncanakan awal tahun depan," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (31/10/2015). 

Franky menambahkan pihaknya sudah menjelaskan kepada gubernur dari tiga prefektur di Jepang tentang berbagai kebijakan terbaru yang diambil Pemerintah Indonesia untuk mendorong peningkatan investasi. Kebijakan tersebut antara lain layanan investasi terbaru, insentif, kawasan industri, maupun dan informasi terkait mitra investasi potensial. 

"Kami memiliki perwakilan IIPC di Tokyo, Team Marketing Officer yang khusus menangani Jepang serta Japan Desk yang juga berkantor di BKPM. Pada Senin 2 November 2015 kami merencanakan untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan tersebut kepada investor Jepang yang sudah menanamkan modalnya di Indonesia," jelasnya. 

Jepang memiliki 47 prefektur yang tersebar di seluruh Jepang. Dari prefektur-prefektur tersebut, Prefektur Aichi dan Prefektur Saitama menduduki peringkat tiga dan empat prefektur dengan populasi penduduk terbanyak dengan masing-masing sebesar tujuh juta jiwa dan 6,9 juta jiwa. 

Sedangkan Prefektur Okoyama di peringkat 21 dengan jumlah 1,9 juta jiwa. Tidak hanya kunjungan para gubernur yang menjadi indikator banyaknya minat investasi Jepang, namun dari inquiries yang diterima oleh kantor perwakilan IIPC di Tokyo serta pertanyaan yang dilakukan oleh investor Jepang secara langsung ke BKPM maupun ke Japan Desk.



(ABD)