BNN dan 38 DPRD Deklarasi Indonesia Bebas Narkoba

Amaluddin    •    Sabtu, 31 Oct 2015 19:06 WIB
narkoba
BNN dan 38 DPRD Deklarasi Indonesia Bebas Narkoba
Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat deklarasi Indonesia Bebas Narkoba di DPRD Jatim, Sabtu (31/10/2015). (Metrotvnews.com/Amaluddin)

Metrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 38 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) se-Indonesia mendeklarsikan dan menandatangani perang terhadap narkotika. Deklarasi tersebut dipimpin langsung Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso, di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indragiri, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (31/10/2015).

"Dengan forum ini, mari kita bersama-sama mewujudkan Indonesia bebas dari narkotika," kata Budi.

Menurut dia, Indonesia menjadi sasaran empuk pengedar dan pengguna naroba. Indonesia dianggap tempat yang nyaman dan aman untuk melakukan bisnis barang haram itu. Dengan adanya forum deklarasi guna mewujudkan Indonesia bebas narkotika, BNN tidak lagi bergerak sendiri.

"Dengan bersama-bersama adalah langkah upaya pencegahan bersama dalam memberantas narkoba. Diharapkan para anggota dewan dapat melakukan sosialisasi ke daerah pemilihan (Dapilnya) tentang bahaya narkotika," tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar, mengatakan deklarsi DPRD se-Indonesia ini menunjukkan bahwa anggota dewan siap memberantas dan memerangi narkotika bersama BNN. Bahkan pihaknya setuju apabila seluruh anggota dewan dilakukan tes urine.

"Dewan begitu menunjukkan bahwa anggota dewan benar-benar bersih narkotika dan juga membuat masyarakat bisa mengetahui bahwa anggota dewan yang maju benar-benar bersih dari narkotika," katanya.

Hingga saat ini, beberapa daerah di Jatim yang belum memiliki BNN, di antaranya, Mojokerto, Madiun, Pamekasan, Bangkalan, Sampang, Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan. Sedangkan daerah yang sering diwaspadai sering terjadi transaksi narkoba adalah Madura.


(SAN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA