Militer Mesir Bantah Klaim ISIS di Balik Jatuhnya Pesawat Rusia 7K9268

Damar Iradat    •    Sabtu, 31 Oct 2015 23:09 WIB
pesawat jatuh
Militer Mesir Bantah Klaim ISIS di Balik Jatuhnya Pesawat Rusia 7K9268
Pesawat maskapai Kogalymavia atau Metrojet asal Rusia, (Foto: Marina Lystseva/Itar-Tass/Corbis)

Metrotvnews.com, Sinai: Klaim Kelompok militan Islamic State (ISIS) sebagai penyebab jatuhnya pesawat maskapai Rusia Kogalymavia yang jatuh di Sinai, Mesir tidak berdasar. Tidak ada bukti pasti ISIS terlibat dalam tragedi jatuhnya pesawat itu.

Dilansir Telegraph, juru bicara militer Mesir, Mohamed Samir membantah jika jatuhnya pesawat 7K9268 merupakan tanggung jawab dari aksi terorisme.

"Mereka (ISIS) bisa mengeluarkan statement apapun yang mereka mau, tapi di sini tidak ada bukti jika teroris bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat," ujar Samir, Sabtu (31/10/2015).

"Kami akan tahu penyebab pasti kecelakaan saat otoritas penerbangan sipil yang tengah berkoordinasi dengan otoritas Rusia menyelesaikan investigasi terkait kecelakaan. Tapi, pihak militer tidak melihat adanya bukti otentik yang mereka klaim di video," lanjut Samir.

Menteri Transportasi Rusia, Maksim Sokolov juga mengatakan, klaim ISIS yang menyebabkan jatuhnya pesawat tidak bisa dikatakan akurat.

Sebelumnya, beredar sebuah pernyataan dari pihak ISIS bahwa mereka lah yang bertanggung jawab di balik jatuhnya pesawat Kogalymavia. Berikut petikan pernyataan dari pihak ISIS.

"Prajurit Khalifah telah menjatuhkan sebuah pesawat Rusia yang terbang di atas provinsi Sinai dengan sedikitnya ada 220 warga Rusia di dalamnya. Mereka semua terbunuh, segala puji bagi Tuhan. Oh Rusia, kalian dan sekutu perlu mencatat, jika kalian tidak bisa merasa aman baik di tanah atau pun langit kaum muslim. Pembunuhan kepada lusinan orang yang kalian lakukan di Suriah dengan bom-bom pesawat kalian akan membawa celaka kepada kalian. Sama seperti kalian membunuh yang lain, kalian juga akan terbunuh," tulis pernyataan yang beredar.

 


(DRI)