Otoritas Mesir Tidak Deteksi Keanehan sebelum 7K9268 Jatuh

Willy Haryono    •    Minggu, 01 Nov 2015 11:49 WIB
pesawat rusia jatuh di mesir
Otoritas Mesir Tidak Deteksi Keanehan sebelum 7K9268 Jatuh
PM Mesir Sherif Ismail (tengah kanan) mengunjungi lokasi jatuhnya pesawat Rusia di Sinai, Mesir, Sabtu (31/10/2015). (Foto: AFP / SELIMAN AL-OTEIFI / OFFICE OF EGYPTIAN PRIME MINISTER OFFICE)

Metrotvnews.com, Kairo: Pesawat maskapai Rusia Kogalymavia dengan nomor penerbangan 7K9268 jatuh di Sinai, Mesir, dan menewaskan seluruh penumpang serta kru.

Seorang petugas di menara pengawas penerbangan Mesir mengaku sempat mendengar laporan pilot 7K9268 yang mengatakan komunikasi radionya bermasalah. Namun, Menteri Penerbangan Sipil Mohamed Hossam Kamal membantahnya. 

"Tidak ada hal abnormal ... dan pilot juga tidak meminta perubahan rute penerbangan," kata Hossam Kamal, seperti dikutip AFP, Sabtu (31/10/2015). 

Tidak lama setelah pesawat hilang dari radar, situs pemantau AirLive menyebut kapten 7K9268 sempat melaporkan adanya kerusakan teknis dan meminta mendarat di Kairo. Belum diketahui pasti apakah pilot 7K9268 benar-benar mengubah rutenya ke arah Kairo. 

Sergei Lzvolsky dari agensi penerbangan Rusia Rosaviatsia, mengatakan kepada Interfax pesawat bertolak dari Sharm el-Sheikh pada pukul 05.51 waktu lokal. Pesawat 7K9268 gagal melakukan kontak dengan menara pengawas di Siprus, dan kemudian menghilang dari radar. 

Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya 7K9268, namun otoritas Mesir membantahnya.

Kogalymavia atau Kolavia atau Metrojet adalah maskapai yang sebagian besar melayani rute penerbangan internasional. Kecelakaan di Sinai semakin memperburuk rekor keselamatan penerbangan dari maskapai Rusia. 

Kecelakaan fatal terakhir di Mesir terjadi pada 2004, saat maskapai Flash Airlines Boeing 737 jatuh ke Laut Merah setelah lepas landas dari Sharm el-Sheikh. Semua penumpang yang berjumlah 148, sebagian besar turis Prancis, meninggal dunia. 

Jutaan turis dari berbagai penjuru dunia, banyak di antaranya dari Rusia, kerap berlibur ke Sharm el-Sheikh yang memiliki banyak pantai indah dengan fasilitas scuba diving. 


(WIL)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

6 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA