Mensos Klaim Santunan Kematian Korban Asap Sudah Diberikan

Ahmad Mustaqim    •    Minggu, 01 Nov 2015 17:51 WIB
asap
Mensos Klaim Santunan Kematian Korban Asap Sudah Diberikan
Foto: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/MTVN_Ahmad Mustaqim

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membantah pemerintah lambat memberikan bantuan santunan kematian (BSK) korban asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan. Khofifah mengaku pihaknya sudah memberikan uang santunan itu beberapa waktu lalu.

"Kita sudah memberikan bantuan kepada korban bencana melalui BSK," kata Khofifah saat meninjau 40 rumah pembinaan PGOT di Dusun Dogo, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DIY, Minggu (1/11/2015).

Mensos mengatakan, bantuan itu sebesar Rp15 juta per korban yang tewas akibat asap. Bantuan itu diberikan kepada perwakilan keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya akibat asap.

Khofifa merinci, dari empat korban tewas akibat asap di Kalimantan Tengah, satu korban di antaranya dalam proses penerimaan.  Sementara di Jambi ada satu korban yang sudah menerima bantuan. Sedangkan di Sumatera Selatan ada 4 korban, satu di antaranya dalam verifikasi.

"Di Pekanbaru data yang masuk sebanyak 7 orang, namun yang sudah terverifikasi masih 4 orang," ujar dia.

Hingga saat ini, bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih terjadi di sejumlah daerah di Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Namun, di sejumlah wilayah, di antaranya Riau, asap mulai menipis usai diguyur hujan.

 


(TTD)