Kapolri Harus Tanggapi Serius Kasus Bunuh Diri Polisi

Anggitondi Martaon    •    Minggu, 01 Nov 2015 18:59 WIB
bunuh diri
Kapolri Harus Tanggapi Serius Kasus Bunuh Diri Polisi
Ilustrasi,--Foto: Dok/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: ‎Polri diminta menanggapi serius kasus bunuh diri yang menimpa beberapa anggota polisi. Motif bunuh diri juga didominasi permasalahan pribadi.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch‎ Neta S Pane meminta, Kapolri mengambil langkah konkret, agar persoalan bunuh diri yang dilakukan anggota polisi tidak terulang lagi.‎

"J‎elas persoalan serius. Kapolri tentunya tidak bisa tinggal diam. Sebagai pemimpin tertinggi di korps berseragam cokelat ini, sudah sepatunya ia mengambil langkah konkret guna mengatasi persoalan serius ini," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch‎ Neta S Pane dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (1/11/2015).

Tercatat, hingga Oktober 2015 sudah terjadi enam kasus bunuh diri yang dilakukan perwira kepolisian. Terakhir, kasus bunuh diri dilakukan Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Iptu Budi Riyono mengakhiri hidupnya dengan menembak kepalanya sendiri.

Melihat fenomena tersebut, Neta mengharapkan kepolisian segera mengatasi permasalahan ini. Salah satunya dengan menurunkan tim psikolog, karena kasus bunuh diri anggota Polri sangat pribadi.

Selain itu, Kapolri juga harus memerintahkan kepala kepolisian daerah (kapolda), kapolres, bahkan kapolsek lebih peduli dan membuka hati mendengar persoalan yang dialami anggotanya dilapangan.

"Menjadi tugas mulia bagi seorang pemimpin agar siap mendengar keluhan anggotanya. Bahkan, jika perlu seorang kapolda atau kapolres bahkan kapolsek blusukan kepada anggotanya," kata dia.


(MBM)