Hujan Tipiskan Kabut Asap, BNPB Imbau Semua Pihak Tetap Waspada

M Rodhi Aulia    •    Senin, 02 Nov 2015 05:14 WIB
kabut asapasap
 Hujan Tipiskan Kabut Asap, BNPB Imbau Semua Pihak Tetap Waspada
Ilustrasi. (MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau agar semua pihak dan masyarakat terdampak asap tetap wasapada walau titik api sudah berkurang lantaran diguyur hujan. Pasalnya dampak El Nino diprediksi tetap akan terasa.

"Potensi kebakaran hutan dan lahan tetap tinggi. El Nino masih kuat dan akan memberikan dampak berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya‎ bagian selatan khatulistiwa," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB‎, Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran persnya, Minggu (1/11/2015).

Sutopo mengatakan, pihaknya akan terus mengintensifkan penanganan karhutla, melalui operasi udara, darat, penegakan hukum, pelayanan kesehatan masyarakat dan sosialisasi. 

"Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan. Jangan lengah, jangan sampai marak lagi pembakaran. Di beberapa tempat api belum padam total," tukas dia.

Sebelumnya, hujan yang menguyur Sumatera dan Kalimantan membuat sebagian kondisi cuaca menjadi normal. Hotspot berkurang, jarak pandang menjauh, dan kualitas udara membaik. 

Bahkan kondisi cuaca di Pekanbaru sepanjang hari cerah berawan dengan jarak pandang 10.000 meter pada Minggu (1-11-2015).Suatu hal yang cukup langka sebelumnya. Begitu juga daerah lain yang sebelumnya terkepung asap akibat karhutla.
 
Berdasarkan pantauan satelit Terra Aqua kondisi hotspot pada Minggu (1-11-2015) pukul 17.00 WIB, di Sumatera terdeteksi 3 titik, sedangkan di K‎alimantan 155 titik yaitu Kalsel 27, Kalteng 35, Kaltim 92, dan Kaltara 1.‎ 

‎Satelit tidak melintas keseluruhan Sumatera sehingga tidak terdeteksi. Pada pagi hari di Sumatera terdapat 199 titik, sebagian besar di Sumsel sebanyak 115 titik. ‎‎

Jarak pandang dan cuaca pukul 17.00 WIB, di Padang 4.000 meter berasap, Pekanbaru 10.000 meter cerah-berawan, Jambi 4.000 meter berawan, Palembang 1.500 meter berasap, ‎Pontianak 10.000 meter berawan, Ketapang 10.000 meter berawan, Palangkaraya 4.000 meter guntur-hujan, dan Banjarmasin 7.000 meter berawan.

Sedangkan Indeks kualitas udara PM10) di ‎Pekanbaru 64 terpantau sedang,  Jambi 62 sedang, Palembang 175 tidak sehat, ‎Pontianak 15 baik, Banjarbaru 25 baik, Samarinda 25 baik, dan Palangkaraya 184 tidak sehat.‎


(MEL)