Warga Nigeria Dibekuk saat Bongkar Sabu dari Kardus Pompa Air

Patricia Vicka    •    Senin, 02 Nov 2015 12:15 WIB
narkoba
Warga Nigeria Dibekuk saat Bongkar Sabu dari Kardus Pompa Air
Kepala BNNP Yogyakarta merilis penggerebekan sabu dalam pompa air, MTVN - Patricia Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Yogyakarta menggerebek seorang warga Nigeria yang membawa sabu-sabu seberat 2,1675 Kg. Markus Kingslea dan istrinya, Dewi Anggraini, dibekuk saat hendak mengambil barang haram itu di sebuah gang di Jalan Taman Siswa Yogyakarta 1 September 2015.

"Kami mendapat informasi dari warga. Ada kiriman paket mencurigakan. Kami selidiki. Akhirnya kami tangkap kedua tersangka saat tengah membongkar kardus berisi pompa air," ujar Kepala BNNP Yogyakarta Kombes Pol Soetarmono DS, Senin (2/11/2015).

Petugas menemukan sabu berbentuk kristal di dalam enam mesin pompa air. Sabu dibungkus rapi dalam 11 kemasan plastik.

Soetarmono mengatakan cara itu terbilang baru untuk mengirim barang haram. Temuan dengan cara tersebut merupakan kali pertama di Yogyakarta.

"Mereka kirim dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta ke peti kemas Tanjung Perak Semarang. lalu dikirim ke Jakarta lagi dan dikirim ke Yogyakarta pakai ekspedisi," jelasnya.

Soetarmono mengatakan kedua tersangka hanya bertindak sebagai kurir. Mereka mendapat bayaran Rp50 juta.

"Tapi berdasarkan penyelidikan kami, keduanya masuk dalam sindikat. Shabu-shabu tersebut ditafsir senilai Rp4 miliar," tegasnya.

BNNP, kata Soetarmono, menyelidiki pihak yang meminta pengiriman sabu tersebut. Sementara kedua tersangka dijerat Undang- undang no 35 tahun 2009 pasal 114 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 dan pasal 112 ayat 2 junto pasal 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. 

"Kasusnya sudah diproses di pengadilan. Minggu depan akan disidang kedua kalinya," tutupnya.


(RRN)