KPK Diminta Ambil Alih Kasus Restitusi Pajak Mobile-8

Yogi Bayu Aji    •    Senin, 02 Nov 2015 13:52 WIB
kasus korupsi
KPK Diminta Ambil Alih Kasus Restitusi Pajak Mobile-8
Unjukrasa menuntut KPK ambil alih kasus Mobile-8 Telecom dari Kejaksaan Agung, Senin (2/11/2015). Foto: Yogi Bayu Aji/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi diminta mengambil alih kasus restitusi pajak Mobile-8 Telecom dari Kejaksaan Agung. Jika ditangani KPK, diharapkan kasus tersebut bisa lebih terungkap. 

Hal itu disampaikan puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi yang menggelar aksi di depan Gedung KPK. "Kami menuntut KPK mengambil alih atau supervisi penuntasan dugaan korupsi restitusi pajak Mobile-8 Telecom di Kejaksaan Agung," kata koordinator aksi, Herry Poer, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2015).

Menurut dia, penegak hukum masih cenderung tebak pilih dalam pemberantasan korupsi. KPK sebagai corong utama pembasmi kejahatan korupsi, kata dia, perlu banyak berkoordiansi dengan institusi lain. 

Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi, lanjut dia, juga mempertanyakan keberlanjutan beberapa kasus besar lainnya yang diusut KPK. Pasalnya, jelas dia, beberapa kasus tak diketahui kabar rimbanya di lembaga antikorupsi.

"Ungkap dugaan keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus skandal korupsi Bank Century. Usut tuntas dugaan keterlibatan Edhie Baskoro Yudhoyono dalam kasus mega korupsi Hambalang dan ungkap kasus-kasus korupsi kepala daerah yang merugikan keuangan negara puluhan miliar rupiah," jelas dia.



(KRI)