Agung Persilahkan Ical Pasang Baliho di DPP

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 03 Nov 2015 02:26 WIB
dualisme golkar
Agung Persilahkan Ical Pasang Baliho di DPP
Baliho bergambar Agung Laksono dan Zainudin Amali selaku Ketua Umum Partai Golkar dan Sekjen Partai Golkar di Lobby DPP Partai Golkar. Foto: Fikar/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Golkar hasil Munas Ancol kembali memasang baliho bergambar Agung Laksono dan Zainudin Amali selaku Ketua Umum Partai Golkar dan Sekjen Partai Golkar di Lobby DPP Partai Golkar. Pemasangan ini dilakukan setelah sebelumnya baliho tersebut dicopot atas perintah dari Wakil Ketua Umum Partai Golkat hasil Munas Bali, Nurdin Halid.

Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono mengakui, pemasangan kembali baliho tersebut atas perintah dirinya. Baliho berukuran besar tersebut dipasang oleh petugas keamanan DPP Golkar sore tadi.

"Iya dipasang kembali (balihonya)," kata Agung saat akan meninggalkan DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (2/11/2015).

Mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini kecewa dengan insiden pencopotan baliho dirinya di DPP siang tadi. Ia pun mempersilahkan Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie untuk juga memasang baliho di DPP Golkar, tanpa mengganggu baliho lainnya yang telah terpasang.

"Mereka kalau mau memasang spanduk juga silahkan. Tapi jangan menurunkan yang sudah ada," kata Agung.

Seperti diketahui, sejumlah petugas keamanan di DPP Golkar mencopot baliho Golkar yang memajang gambar Agung Laksono sebagai Ketua Umum Golkar dan Zainudin Amali sebagai Sekjen Golkar. Baliho tersebut awalnya terpasang di lobby utama DPP Partai Golkar, tepatnya di atas lambang partai Golkar.

Penurunan tersebut diduga diminta oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Nurdin Halid saat bersama Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie mendatangi DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (2/11/2015) siang tadi.


(ALB)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA