Pekerja Tegaskan UMK Pekalongan Harusnya Naik Jadi Rp1,6 Juta

Kuntoro Tayubi    •    Selasa, 03 Nov 2015 10:53 WIB
upah
Pekerja Tegaskan UMK Pekalongan Harusnya Naik Jadi Rp1,6 Juta
Ilustrasi UMK, Ant

Metrotvnews.com, Pekalongan: Serikat Pekerja Nasional (SPN) di Pekalongan, Jawa Tengah, menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Mereka menilai PP itu tak mengakomodasi kepentingan buruh.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPN Kota Pekalongan, Damirin, mengatakan peraturan itu tak sama dengan PP serupa tahun 2015. PP itu tak berdasarkan pada survei kebutuhan hidup layak (KHL).

"Padahal kalau berdasarkan KHL tahun lalu, seharusnya upah minimum di Kota Pekalongan naik menjadi Rp1.650.000 dari yang sebelumnya Rp1.291.000," kata Damirin seperti yang diberitakan pada Selasa (3/11/2015).

Ketua DPC SPN Kabupaten Pekalongan Ali Sholeh pun mengatakan hal serupa. Menurutnya, PP Pengupahan hanya mempertimbangkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

"PP bertolak belakang dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, kenaikan upah memperhitungkan komponen hidup layak (KHL)," ujarnya.

Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2015 di Pekalongan yaitu Rp1.271.000. Jika menggunakan PP Nomor 78 Tahun 2015 besarannya naik di tahun 2016 menjadi Rp1.417.000. Berbeda jika menggunakan UU Nomor 13 tahun 20013, kenaikan upah menjadi Rp1.460.000.


(RRN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA