Niat DKI Putus Kontrak PT GTJ Dipersulit

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 03 Nov 2015 11:28 WIB
sampah jakarta
Niat DKI Putus Kontrak PT GTJ Dipersulit
Tempat Pengelolaan Sampah Terpasdu Bantar Gebang. (Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berambisi memutus kontrak kerja sama dengan pengelola Tempat Pengelolaan Sampat Terpadu (TPST) Bantar Gebang PT Godang Tua Jaya. Namun ada oknum yang punya kepentingan dan mempersulit pemutusan kontrak tersebut.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama mengatakan, ada pihak yang mengungkap jika kontrak diputus, akan banyak kendala yang terjadi. "Tiap kali kita bilang mau setop mau ambil alih pasti diganggu. Kalo disetop katanya ‘pak, pasti masalah," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).
 
DKI sudah lama berencana memutuskan kontrak PT GTJ. Kinerja PT GTJ dinilai tak mencapai target dan tak sesuai dengan perjanjian kerja.
 
Namun, Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat itu terlalu lemah menyikapi wanprestasi PT GTJ. Ahok terpaksa mengganti Kepala Dinas Kebersihan DKI di masa sebelumnya.
 
"Kepala dinas yang dulu enggak berani. Begitu kita mau tarik enggak jadi bikin SP1 dan damai lagi. Tidak hanya sekarang kasusnya, tapi sudah lama dan ada kasus lain," kata Ahok tanpa merinci.
 
Ahok mengaku DKI Jakarta siap mengelola sampah sendiri. Dia mengklaim Dinas Kebersihan DKI kompeten untuk mengelola sampah Jakarta. "Kami memiliki kemampuan, itu hal gambang, kamu punya sumber daya manusia dan alat," ujar dia.


(FZN)

Aset Novanto Terancam Disita KPK

Aset Novanto Terancam Disita KPK

1 hour Ago

Penyitaan dilakukan untuk membayar sisa uang pengganti kerugian negara atas korupsi KTP-el, yan…

BERITA LAINNYA