Wakil Ketua DPR Sebut Indonesia Rugi Gabung TPP

Githa Farahdina    •    Selasa, 03 Nov 2015 12:23 WIB
dpr adstpp
Wakil Ketua DPR Sebut Indonesia Rugi Gabung TPP
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto----Ant/Akbar Nugroho

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyayangkan keputusan Presiden Joko Widodo membawa Indonesia bergabung dengan Trans-Pacific Partnership (TPP). Ia menyebut, Indonesia perlu mempertimbangkan untung rugi bergabung dengan TPP.

"Menurut pengamatan kami, kalau kita masuk TPP kita betul-betul merugi karena memang kita memiliki infrastruktur lemah, dalam hal ini usaha kita lemah dan juga kemampuan ekspor kita juga lemah," kata Agus di Kompleks Parlemen, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015).

Ketika TPP ditandatangani, kata politikus Partai Demokrat ini, Indonesia akan kebanjiran produk luar negeri. Apalagi populasi penduduk Indonesia cukup besar dengan kecenderungan konsumsi yang besar.

"Menurut saya, TPP saat ini belum dibutuhkan. Karena memang secara struktural kita belum mampu untuk masuk ke dalam TPP," sebut dia.

Agus khawatir, Indonesia hanya akan menjadi target pasar Amerika, Tiongkok, Jepang, dan negara lainnya. Indonesia tak sama seperti Singapura dan Malaysia yang memiliki produk ekspor andalan.

"Populasi penduduknya sedikit sehingga pasaran tidak mampu menyerap produk dalam negeri kemudian diekspor," kata dia.

Sementara di Indonesia, kata Agus, produk yang dikonsumsi secara lokal masih kurang. Di luar itu, tambah dia, kondisi ekonomi yang semakin buruk membuat daya beli masyarakat menengah ke bawah semakin rendah.

Sehingga, Agus mengharapkan, Indonesia setidaknya terlebih dahulu memperkuat daya beli masyarakat terhadap produk jasa dalam negeri. Setelah hal itu bisa dibenahi, Agus menyebut, Indonesia baru bisa bergabung dalam TPP.

"Sehingga, saya minta pemerintah harus jeli, dipelajari dengan seksama. Sehingga kita tidak menyengsarakan masyarakat Indonesia," ujar Agus.


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA