Musuh Utama Pengembang Oculus: Kabel

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 03 Nov 2015 14:17 WIB
oculus
Musuh Utama Pengembang Oculus: Kabel
Rift, headset VR dari Oculus. (AP Photo / Eric Risberg)

Metrotvnews.com: Beberapa bulan sebelum berbagai perangkat VR untuk konsumen diluncurkan, Palmer Luckey, pendiri Oculus VR, menyebutkan bahwa dia telah menemukan satu kelemahan yang mungkin akan membuat konsumen enggan untuk membeli perangkat VR.

"Kabel telah lama menjadi sebuah masalah besar dalam industri VR," kata Luckey melalui Twitter. "Mobile VR sudah akan meraih sukses, jauh sebelum VR untuk PC dapat digunakan tanpa kabel."

Mobile VR yang dimaksud Luckey di sini adalah perangkat seperti Google Cardboard dan Gear VR milik Samsung. Gear VR sendiri sebenarnya merupakan kolaborasi Samsung dengan Oculus. Seperti disebutkan The Verge, baik Cardboard maupun Gear VR, bergantung pada smartphone sebagai layar dan juga mesin penggerak, sementara Rift memiliki layar tersendiri dan juga perlu disambungkan ke sebuah PC yang powerful untuk dapat bekerja. 

Selain tak memiliki kabel, kelebihan lain dari mobile VR adalah karena ia dapat menjadi sebuah headset yang berdiri sendiri. Sementara kelebihan headset seperti Rift atau PlayStation VR milik Sony adalah karena keduanya menawarkan pengalaman yang lebih baik.

"Sangat penting bagi kami untuk mendesain hardware dan software yang sesuai," kata Luckey. "Konsumen tidak akan mau terganggu oleh kabel. Dan saya mengatakan ini sebagai seseorang yang telah menghabiskan waktu lama dengan headset masih bergantung pada kabel untuk memberikan pengalaman yang imersif."

Saat menggunakan headset VR yang dilengkapi dengan kabel, para pengguna dapat dengan mudah terjerat kabel saat mereka sedang berada dalam dunia VR. Saat ini, kata Oculus, teknologi VR sebaiknya digunakan sambil duduk. Karena saat pengguna sedang duduk dan hanya menggerakkan kepala mereka, kemungkinan mereka akan terlilit kabel akan menjadi lebih kecil.


(ABE)