Putusan MA soal Bandara Kulon Progo Dinilai Inkonstitusional

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 03 Nov 2015 14:25 WIB
bandara
Putusan MA soal Bandara Kulon Progo Dinilai Inkonstitusional
Rancangan desain Bandara Kulon Progo, DIY. (ist/bpmpt.kulonprogokab.go.id)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menganggap putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan kasasi Surat Keputusan Nomor 68/KEP/2015 tentang Izin Penetapan Lokasi (IPL) pembangunan Bandara Kulon Progo, inkonstitusional dan tak objektif.

Yogi Zulfadli, salah seorang penasihat hukum warga penolak bandara yang tergabung dalam paguyuban Wahana Tri Tunggal (WTT), menilai jika putusan MA hanya melihat peraturan daerah (Perda) DIY Nomor 6/2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah 2012-2017. 

"Perda ini seolah superior dengan mengesampingkan aturan-aturan di atasnya, termasuk RTRW Nasional," kata Yogi di LBH Yogyakarta, Selasa (3/11/2015).

Yogi menanyakan alasan MA menjadikan perda itu sebagai acuan pengabulan kasasi. Di sisi lain, menurutnya, hakim di tingkat kasasi tak memberikan penjelasan secara filosofis dan yuridis keputusan itu.

"Dalam putusannya, hakim mempertimbangkan bahwa keputusan tata usaha yang diterbitkan gubernur telah berdasar hukum dan futuristik. Futuristik seperti apa, ini yang tidak kami temukan. Putusan MA tidak konstitusional dan tidak objektif," ujarnya. 

Kepala Departemen Advokasi LBH Yogyakarta, Rizky Fatahillah mengatakan pertimbangan kasasi tidak cukup dalam. Sebab, lanjutnya, RPJM bisa mengalahkan aturan yang lebih tinggi. 

"RPJM ini baru sebagai gagasan, pokok pikiran, dan belum operasional. Padahal, peraturan tata ruang di PTUN menjadi pertimbangan," katanya.

Ia menambahkan, putusan MA banyak menegasikan berbagai macam peraturan. Menurutnya, IPL banyak menabrak aturan dalam pembangunan, utamanya peraturan tata ruang.

Kepala Biro Hukum Pemerintah DIY, Dewo Isnubroto mempersilakan pihak yang tidak sepakat memberikan penilaian. Baginya, putusan MA telah berkekuatan hukum tetap. Yang pasti, kata dia, rencana pembangunan Bandara Kulon Progo akan dilanjutkan.


(SAN)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA