Usai Diautopsi, Jenazah Korban Penembakan Dibawa ke Rumah Duka

Sumantri    •    Rabu, 04 Nov 2015 04:09 WIB
penembakan
Usai Diautopsi, Jenazah Korban Penembakan Dibawa ke Rumah Duka
Ilustrasi penembakan. AFP

Metrotvnews.com, Jakarta: Jenazah Marsin Sarmani alias Japra, tukang ojek yang menjadi korban penembakan oknum tentara, selesai diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, Kramat Jati, Jakarta Timur Rabu (4/11/2015). Korban kemudian dibawa ke rumah duka, di Kawasan Cirimekar, RT 04/RW 02, Cibinong, Jawa Barat.

Namun, hingga kini keluarga belum tahu di manakah tubuh Japra akan dikebumikan. Mereka masih menunggu orang tua dari Japra yang tinggal di Pandeglang, Banten, tiba.

Kematian Japra oleh aksi koboi oknum TNI memberi luka mendalam bagi sang istri bernama Siti Masitoh yang bahkan sempat tak sadarkan diri. Tasmo, salah satu kerabatnya, tak menyangkat Japra pergi dengan cara yang mengenaskan.

"Keluarga berharap agar aparat dapat menghukum pelaku dengan seadil-adilnya," kata Tasmo di RS Bhayangkara, Kramat Jati, Rabu dini hari.

Japra yang diketahui berusia 40 tahun tewas ditembak oknum tentara di Jalan Mayor Oking, Cibinong, Bogor, Selasa 3 November, sore. Peristiwa bermula ketika motor Japra bersenggolan dengan mobil pelaku.

Tak terima atas peristiwa itu, pelaku mengejar Japra hingga depan ITC Cibinong, tak jauh dari SPBU Cibinong. Di sana keduanya sempat adu mulut hingga oknum tentara melepaskan timah panas ke arah kepala Japra hingga dia tewas seketika.


(OGI)