PMN akan Diajukan saat APBNP

Dheri Agriesta    •    Rabu, 04 Nov 2015 07:46 WIB
pmn
PMN akan Diajukan saat APBNP
Wapres Jusuf Kalla. (FOTO: MTVN/Husen Miftahudin)

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla maklum jika Penyertaan Modal Negara (PMN) ditangguhkan hingga tahun depan. Pemerintah, kata dia, akan mengajukan PMN di Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) mendatang.

"Ya seperti itulah (akan tetap diajukan di APBNP), kalau penerimaannya cukup nanti," kata JK, di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 3 November.

JK mengatakan, anggaran yang terbatas membuat pemerintah maklum jika PMN ditangguhkan hingga tahun depan. Sebab, ada pengeluaran yang lebih penting untuk didahulukan. "Penerimaan kita banyak pasti bisa saja. Tapi kita lihat prioritasnya dulu," kata JK.

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016, pemerintah mengalokasikan PMN kepada BUMN sebesar Rp40,42 triliun. Namun, PMN ditolak mentah-mentah oleh Fraksi Gerindra.

Partai yang dikomandoi Mantan Komandan Jenderal Kopassus Prabowo Subianto menilai pada hakikatnya BUMN adalah agen perubahan yang berkontribusi menggerakkan ekonomi nasional. BUMN juga harus mampu memberikan dividen buat negara, bukan malah membebani APBN. PMN akhirnya tak masuk dalam UU APBN 2016. Namun, DPR menyepakati PMN dibahas dalam APBNP 2016.


(AHL)