Rokok Golongan III B Takkan Kena Kenaikan Tarif Cukai di 2016

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 04 Nov 2015 07:48 WIB
cukai tembakau
Rokok Golongan III B Takkan Kena Kenaikan Tarif Cukai di 2016
Ilustrasi -- FOTO: MI/RAMDANI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah berencana menaikkan tarif cukai rokok 11 persen guna mengejar target cukai yang disepakati bersama DPR dalam UU APBN 2016 sebesar Rp146,4 triliun.

Namun, tidak semua industri rokok akan dikenakan cukai. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan ada pengecualian terhadap produk rokok sigaret kretek tangan (SKT) tertentu yakni golongan III B.

Golongan ini merupakan SKT dengan batasan yang dikenakan harga jual eceran (HJE) paling rendah Rp286,00 per batang atau gram.

"Untuk SKT golongan III B nol persen. Ini merupakan upaya mendukung industri padat karya," kata Heru di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta Selatan, Selasa, 3 November.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan No. 205/PMK.011/2014, pada tahun ini, golongan rokok tersebut juga tidak mengalami kenaikan. Dalam kenaikan rata-rata 8,72 persen, kenaikan tertinggi terjadi pada sigaret kretek mesin (SKM) untuk pabrik golongan I, HJE paling rendah Rp800 per batang atau gram, yakni sebesar 16,9 persen dari tarif cukai sebelumnya.

Lebih jauh, untuk tahun depan, Heru belum bisa memastikan lebih lanjut. Namun, ketika ditanya potensi kenaikan tertinggi hingga 20 persen, Heru membantah. Ia hanya mengatakan ada di kisaran 15 persen.

"Angkanya nanti setelah (PMK) resmi keluar," tutup dia.


(AHL)