On This Day

On This Day: Hari Kelahiran Pesepak Bola Kebanggaan Timnas Portugal

Hilman Haris    •    Rabu, 04 Nov 2015 09:54 WIB
pada hari ini
<i>On This Day:</i> Hari Kelahiran Pesepak Bola Kebanggaan Timnas Portugal
Figo saat memperlihatkan trofi Ballon dOr 2002 kepada suporter Real Madrid (CHRISTOPHE SIMON / AFP)

Metrotvnews.com, Lisbon: Luis Figo, pemenang Ballon d'Or 2000, mantan andalan Barcelona dan Real Madrid, serta pemain dengan cap terbanyak untuk timnas Portugal lahir di Kota Lisbon tepat pada hari ini, 4 November, 43 tahun silam. Figo memulai karier sepak bola profesional bersama Sporting Lisbon pada 1989. Sejak saat itu, ia tumbuh menjadi salah satu winger terbaik di dunia.

Pada 1989 pula, Figo mencengangkan dunia berkat penampilan apiknya bersama timnas Portugal U-17 di Piala Dunia U-17. Setelah itu, Figo menjadi andalan untuk Portugal U-20 dan tak pernah absen ketika timnya bertanding di Piala Dunia U-20 1991. 

Kiprah Figo di turnamen tersebut bertambah manis lantaran berhasil mencetak gol ke gawang Brasil di babak final dan membawa Portugal U-20 menjadi juara. Pada tahun yang sama, Figo dipercaya melakoni debut untuk timnas senior melawan Luksemburgo pada 16 Oktober 1991.

Sepak terjang Figo di level klub tak kalah hebat. Sebanyak tujuh gelar ia persembahkan untuk Barcelona dari 1995 hingga 2000. Usai merasa puas di Barcelona, Figo membuat putusan berani dengan menerima pinangan Real Madrid. Klub yang notabene seteru abadi Blaugrana.

Los Merengues harus mengeluarkan kocek cukup besar untuk mendapatkan Figo. Menurut sejumlah media massa di Spanyol, Figo dibeli dengan harga 60,1 juta euro (Rp886 miliar). Jumlah yang membuat Figo menjadi pemain termahal di dunia ketika itu.

Kepindahan Figo ke Madrid mengundang cibiran. Suporter Barcelona menyebutnya sebagai pengkhianat dan pesepak bola mata duitan. Untuk mengekspresikan kekesalan, fan Barcelona sempat melemparkan kepala babi ke arah Figo ketika Real Madrid bertandang ke markas Barcelona, Stadion Camp Nou, 23 November 2002.

Akan tetapi, Figo tak bergeming meski dicemooh dan dihujani kritik. Ia mencoba untuk fokus dan berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk Madrid. Hasilnya, Los Merengues berhasil dibawanya meraih sejumlah trofi bergengsi di antaranya La Liga Spanyol 2000--2001 dan 2002--2003, Piala Super Spanyol (2001, 2003), Liga Champions 2001--2002, Piala Super Eropa 2002, dan Piala Intercontinental 2002.

Figo menghabiskan lima musim bersama Madrid. Pada 2005, ia memutuskan untuk mencoba peruntungan bersama Inter Milan dan tampil hingga 2009 di San Siro. Total, ia tampil 105 kali dan mempersembahkan delapan trofi untuk La Beneamata. 

">http://


(HIL)