Lokasi Pengadangan Truk Sampah DKI Masuk Wilayah Hukum Polda Jabar

Deny Irwanto    •    Rabu, 04 Nov 2015 15:45 WIB
sampah jakarta
Lokasi Pengadangan Truk Sampah DKI Masuk Wilayah Hukum Polda Jabar
Kabid Humas Polda Metro Jaya, M. Iqbal--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat, terkait pengadangan truk sampah DKI Jakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya M. Iqbal mengatakan, lokasi pengadangan menjadi wewenang Polda Jabar.

"Prinsipnya, kita lakukan tindakan. Tapi karena wilayah hukumnya Polda Jabar, nanti Polda Jabar yang di depan. Bila nanti ada yang bersinggungan dengan Polda Metro, kita akan turun juga," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/11/2015).

Iqbal menegaskan, kepolisian pasti menindak jika ada unsur kriminal dalam pengadangan truk tersebut. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak terganggu dengan aksi beberapa oknum yang melakukan penghadangan di jalan umum.

"Konkretnya nanti akan disampaikan. Prinsipnya, kepolisian akan berupaya menegakkan hukum. Bila terbukti ada pelanggaran hukum, pasti ada tindakan. Akan dipetakan kalau misalnya ada pelanggaran," beber Iqbal.

Iqbal juga mengatakan, kepolisian akan mencari dalang di balik aksi tersebut. Jika memang ada provokator, akan dilakukan penindakan.

"Tim akan bekerja untuk melihat siapa saja yang ada di balik ini," tandas Iqbal.

Senin 2 November siang sebanyak 50 orang yang terdiri dari warga dan ormas menghadang 200 truk sampah milik Pemprov DKI. Diketahui, truk tersebut membawa sampah dengan total seberat 6.500 ton.

Tadinya seluruh truk akan membawa sampah ke Bantargebang melewati jalur Transyogi, Cileungsi. Akhirnya truk-truk tersebut terpaksa menuju Bantargebang balik rute Jati Asih.


(YDH)