Asma Sulit Disembuhkan, Mitos atau Fakta?

Nia Deviyana    •    Rabu, 04 Nov 2015 16:08 WIB
kesehatan
Asma Sulit Disembuhkan, Mitos atau Fakta?
Asma memang tak bisa disembuhkan. (Foto:Huffingtonpost)

Metrotvnews.com, Jakarta: Prevalensi penyakit asma di dunia semakin meningkat, termasuk di Indonesia. Beberapa faktor penyebab asma, selain turunan genetik, juga disebabkan oleh polusi udara dan faktor psikis.

Spesialis Paru dan Pernapasan, Prof.dr. Nirwan Arief, SpP(K), FCCP, menjelaskan, asma merupakan gangguan inflamasi kronik dimana terjadi penyempitan saluran napas bagian bawah sehingga udara yang masuk ke paru sulit untuk keluar. 

"Karena udara sulit keluar, seringkali terdengar suara mengi, lalu terjadi sesak napas, dada terasa berat dan batuk. Kalau itu yang dirasakan, pasti Anda punya asma, segeralah berkonsultasi," kata dokter yang menjadi salah satu prakarsa Asthma-COPD Center di RS Siloam Asri ini dalam edukasi kesehatan di Hotel Aryadhuta, Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Hingga saat ini, asma dipercaya sebagai penyakit yang tak bisa sembuh sepenuhnya. Hal itu pun dibenarkan dr. Nirwan. "Ya memang (tidak bisa sembuh), tapi bisa bisa dikontrol agar penderita memiliki kualitas hidup lebih baik," jelasnya. 

Dr. Nirwan melanjutkan, banyak masyarakat salah kaprah mengenai pengobatan asma. Banyak yang menilai, penderita tak perlu mengontrol asma ke dokter selama tidak terjadi serangan. Kurangnya pengetahuan terhadap penyakit ini juga membuat proses penanganan semakin panjang.

"Banyak yang menyamakan asma dengan alergi, sehingga mereka tidak mengonsultasikannya ke bagian paru. Padahal, kalau merasakan gejala asma seharusnya berkonsultasi ke bagian paru. Diagnosis dokter juga harus tepat," pungkas dia. 

Menghindari faktor pencetus asma menjadi langkah lanjutan untuk mengontrol asma di samping rutin berkonsultasi ke dokter. 

Dipaparkan Dr. Nirwan, ada banyak hal yang menjadi faktor pencetus asma, mulai dari debu, suhu, hingga makanan. Setiap penderita pun umumnya memiliki faktor pencetus yang berbeda.

"Saya punya dua pasien, sama-sama punya asma. Yang satu kambuh setiap habis makan kacang, satu lagi kambuh setiap habis mencium aroma mawar. Jadi, pasien memang harus mengenali faktor pencetusnya untuk menghindari serangan," saran dia.


(LOV)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

2 days Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA