Setop Pengadangan, Warga Cileungsi Awasi Truk Sampah DKI

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 04 Nov 2015 16:14 WIB
sampah jakarta
Setop Pengadangan, Warga Cileungsi Awasi Truk Sampah DKI
Puluhan truk angkutan sampah DKI Jakarta menumpuk dan mogok beroperasi di sepanjang Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2015). Foto: Bary Fathahilah/MI

Metrotvnews.com, Bogor: Pemerintah Kabupaten Bogor dan warga Cileungsi sepakat tak ada lagi pengadangan truk sampah asal DKI Jakarta. Namun, warga akan terus mengawasi truk sampah untuk memastikan implementasi kesepakatan. 

Warga Cileungsi, Harini Ibeng, mengatakan pihaknya setuju dengan kesepakatan yang diambil Pemkab Bogor dan warga. Menurut dia, truk sampah yang melintas mesti laik dan melintas pada malam hari. Sehingga tidak mengganggu aktivitas warga.

"Memang saya setuju harus seperti itu, ada jam operasionalnya dan tidak ada tetesan air. Karena selama ini kita hanya terkena imbas baunya dari truk sampah itu," kata Harini di Jalan Raya Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015).

Kendati demikian, Harini menegaskan, akan tetap mengawasi kesepakatan tersebut. Ia pun berharap kesepakatan ini tetap berjalan dengan baik.

"Kalau truk sampahnya melanggar kesepakatan berarti kita tidak percaya lagi dengan Dewan. Sekarang tinggal kami monitor saja kesepakatan itu," tukas dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor dan warga Cileungsi sepakat tidak ada lagi pengadangan terhadap truk sampah DKI mulai malam ini.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengatakan, pihaknya bersama warga Cileungsi telah mencapai kata sepakat agar truk-truk yang melintas tak dicegat. Warga memberi syarat agar, truk sampah DKI harus layak, tak ada lagi tetesan yang dikeluarkan dari dalam truk dan jam operasional melintasnya truk harus malam hari, yakni pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

"Insya Allah tidak ada lagi (penghadangan truk sampah)," kata Ade Jalan Raya Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat, Rabu (4/11/2015).

Dua hari belakangan, puluhan orang yang mengatasnamakan warga Cileungsi dan ormas kepemudaan menyetop paksa truk sampah DKI di Jalan Raya Cileungsi, Bogor Timur, Jawa Barat. Mereka mengaku, kesal karena hanya mendapatkan imbas buruk dari truk sampah, seperti bau menyengat dan jalanan yang hancur.

Sepanjang aksi ini, ratusan truk sampah dari DKI dipaksakan untuk kembali memutar balik. Sebab, mereka melarang truk tersebut melintas di Cileungsi untuk mencapai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.



(KRI)