Tim Pelajar Indonesia U-13 Tertahan di Filipina

Surat Penunjukkan Tim Pelajar Indonesia U-13 ke Filipina Ternyata Palsu

Alfa Mandalika    •    Rabu, 04 Nov 2015 18:28 WIB
liga indonesia
Surat Penunjukkan Tim Pelajar Indonesia U-13 ke Filipina Ternyata Palsu
(Foto: Pilipinas.cup)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pemain tim pelajar Indonesia U-13 masih tertahan di Manila, Filipina. Para orangtua pemain yang tertinggal akhirnya menunjuk kuasa hukum untuk mengatasi persoalan ini.

Martin Siwabessy selaku kuasa hukum ingin mencari kejelasan perihal kasus yang menimpa kliennya. Martin pun menyambangi Kantor Kemenpora.

Setelah bertemu dengan perwakilan Kemenpora, Martin mendapatkan jawaban bahwa surat-surat dari Event Organizer Kampiun yang memberangkatkan para pelajar U-13 palsu.

"Awalnya pihak Kampiun mengklaim ditunjuk Kemenpora untuk membuat TC di Kampar Riau pada Juli. Lalu mereka mengundang seluruh SSB di Indonesia dengan mengatasnamakan Kemenpora. Dari surat penunjukkan EO sampai surat Tim Transisi soal penunjukkan EO," ujar Martin kepada Metrotvnews.com di Kantor Kemenpora, Rabu (4/11/2016).

"Tetapi, suratnya ternyata palsu. Ini sudah masuk pidana. Kami baru tahu ini semuanya surat palsu. Saya terima kasih kepada Kemenpora karena masalah ini menjadi jelas," sambungnya.

Martin juga menegaskan, bakal membawa kasus ini ke pengadilan. Menurutnya, hal ini sudah masuk ranah hukum.

"Langkah selanjutnya, kami akan mengambil langkah hukum karena ada tindakan pidana dan perdata," imbuh Martin.

Dalam ajang itu, tim tersebut sukses menjadi juara setelah mengalahkan Pagasa FC 2-0 di final, Jumat 30 Oktober. Menurut rencana, tim bertolak dari Manila, Filipina pada Minggu 1 November. Namun hingga hari ini mereka tertahan di Filipina dan tidak bisa pulang ke Tanah Air.

Ada kabar, tiket pesawat yang dimiliki para pemain dan staf tersebut sudah kedaluarsa. Situasi tambah pelik karena Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merasa tidak pernah mengirim tersebut ke luar negeri. 



(ACF)