Pemerintah Berharap Syarat Utang AIIB Lebih Ringan

   •    Rabu, 04 Nov 2015 18:44 WIB
bank infrastruktur
Pemerintah Berharap Syarat Utang AIIB Lebih Ringan
Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil (kanan) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah berharap Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB) membebankan syarat pengajuan pinjaman yang lebih ringan dibandingkan Bank Dunia dan lembaga donor lainnya, mengingat Indonesia merupakan salah satu pemegang saham dengan penyertaan modal yang cukup besar.

"Jika tidak ada relaksasi dibanding Bank Dunia, apalagi kita adalah anggotanya dari pendiri Bank itu, ya nanti kita mending ke Bank Dunia saja," kata Deputi Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Lucky Eko Wuryanto, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu (4/11/2015).

AIIB, menurut Lucky, dapat menjadi sumber pendanaan yang potensial untuk memenuhi kekurangan pendanaan infrastruktur di Indonesia. Modal awal yang dimiliki AIIB saat ini mencapai USD20 miliar dan ditargetkan dapat mencapai USD100 miliar dalam beberapa tahun ke depan.

Namun, lanjut Lucky, saat ini pemerintah belum merampungkan daftar proyek yang prospektif untuk didanai AIIB. Delegasi AIIB, yang dipimpin Presiden-Designate Jin Liqun tengah melakukan kunjungan kehormatan ke pemerintah Indonesia pada pekan ini.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil mengatakan pihaknya sedang mengevaluasi Daftar Rencana Proyek Pinjaman Luar Negeri atau Blue Book 2015-2019, untuk melihat proyek infrastruktur yang belum mendapatkan mitra kreditur.

Proyek infrastruktur tersebut nantinya akan dikaji kembali untuk dicocokan dengan kriteria kredit yang diberikan AIIB. Dalam Blue Book 2015-2019, terdapat 116 proyek dengan nilai USD39,9 miliar. 

Menurut Sofyan, AIIB menawarkan komitmen untuk lebih cepat dalam merealisasikan pinjaman. "Untuk syarat dan ketentuan seperti bunga pinjaman, tenor mereka sama dengan Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia, namun mereka mengatakan akan membuatnya lebih cepat," pungkas dia.



(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA