Landas Pacu Bandara Kertajati Terpanjang Kedua di Indonesia

Antara    •    Rabu, 04 Nov 2015 22:46 WIB
pembangunanbandara
Landas Pacu Bandara Kertajati Terpanjang Kedua di Indonesia
Foto: Akses menuju Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, melalui Tol Cikapali dan Cisumdawu/dok_BIJB

Metrotvnews.com, Bandung: Dinas Perhubungan Jawa Barat menyatakan landas pacu Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Kabupaten Majalengka, akan menjadi yang terpanjang kedua di Indonesia setelah Bandara Hang Nadim Batam, yaitu 4.025 meter.

"Kalau ini sudah jadi semuanya, total runway Bandara Kertajati ini 4.000 meter dan ini akan menjadi runway kedua terpanjang di Indonesia setelah Batam," kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Deddy Taufik saat mendampingi kunjungan kerja Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa ke lokasi pembangunan runway Bandara Kertajati, di Kabupaten Majalengka, Rabu (4/11/2015).

Ia menjelaskan hingga saat ini panjang landas pacu Bandara Kertajati yang telah dibangun adalah 2.500 meter dari panjang total 4.000 meter. "Tahap pertama runway yang sudah existing adalah 2.500 meter. Mudah-mudahan target 4.000 meter ini bisa terkejar tepat waktu," kata dia.

Pihaknya juga optimistis pembangunan Bandara Kertajati ini bisa selesai pada tahun 2017. "Yang terpenting ialah kami optimis penerbangan pertama di bandara ini bisa dilakukan pada tahun 2017 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana menuntaskan seluruh hambatan dalam proses pembebasan lahan di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Menurut Iwa, pihaknya dan Pemerintah Kabupaten Majalengk menyepakati kerja sama dan menyamakan langkah untuk segera menuntaskan pembebasan dan persoalan sosial di wilayah terdampak Bandara Kertajati.

"Kami sudah identifikasi permasalahan yang disampaikan Bupati," kata Iwa usai menyimak pemaparan tentang perkembangan terkini Bandara Kertajati dari Bupati Majalengka Sutrisno, di Gedung Negara Majalengka.

Ia menuturkan ada sejumlah persoalan di lapangan yang harus diambil tindakan cepat agar tidak menjadi masalah sosial yang berlarut-larut seperti pengalokasian anggaran untuk pembebasan lahan. "Jadi dari APBD 2015 kita sudah alokasikan Rp133 miliar untuk membebaskan lahan 70,46 hektare," katanya.

Ia mengatakan lahan yang dibebaskan tersebut untuk keperluan landas pacu sepanjang 4.000 meter dengan luas sekitar 36 hektare. Lalu pembebasan tanah kas desa Bantar Jati seluas 3,6 hektare, jalan akses Pemakaman Umum 10 hektar, dan tanah masyarakat 14 hektare. "Progres lahan BIJB sampai saat ini 873,73 hektare termasuk tanah khas desa 80 hektare," ujarnya.

Sementara untuk pembangunan sisi udara Bandara Kertajati tahap satu sampai dengan 2015 runway sepanjang 2.500 x 60 meter dari dana APBN selesai, termasuk taxi way dan apron dengan anggaran Rp25 miliar.


(UWA)

KPK Ancam Jerat Pihak Merintangi Sidang Korupsi KTP-el

KPK Ancam Jerat Pihak Merintangi Sidang Korupsi KTP-el

9 minutes Ago

Lembaga antikorupsi akan menjerat pihak-pihak tersebut dengan Pasal 21 UU Pemberantasan Korupsi…

BERITA LAINNYA