Ulama Banten: Santet Kami, Jangan KPK

- 11 Oktober 2013 15:49 wib
MI/M Irfan/cs
MI/M Irfan/cs

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah ulama dari Banten, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (11/10). Mereka datang bersamaan dengan pemeriksaan Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah.

Kedatangan ulama itu bukan untuk mendukung Atut. Sebaliknya, buat menjaga keamanan KPK dari hal-hal yang bersifat gaib, seperti santet.

"Ulama se-Banten Raya tidak mendukung Atut, akan tetapi mendukung KPK," kata Sukma Safei, perwakilan rombongan ulama Banten, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat siang.

Sukma mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah lainnya sebagai dukungan buat komisi.

"Seribu ulama Banten dan 2.000 santri Banten, sudah membuktikan acara isigoshah di depan pendopo Gubernur Banten. Kalau memang betul ada santet, silakan santet saya. Saya siap. Saya sudah menyiapkan air keramat Banten yang diambil dari Masjid Kuno Banten," jelasnya.

Bersama mereka, sejumlah mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) juga terus berdemonstrasi buat mendukung KPK. Mengenai itu, sambung Sukma, pihaknya juga sedang mengawal mahasiswa menyampaikan aspirasinya dari ganguan-ganguan metafisis.

"Insya Allah saya akan mengawal mahasiswa. Karena mahasiswa ujung tombak masyarakat," tegasnya.

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…