Rupiah Masih Berpeluang Tertekan Defisit Transaksi Berjalan

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 05 Nov 2015 12:55 WIB
rupiahdefisit transaksi berjalan
Rupiah Masih Berpeluang Tertekan Defisit Transaksi Berjalan
Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah menilai, posisi nilai tukar rupiah masih akan berpeluang untuk mengalami tekanan akibat defisit transaksi berjalan (CAD) serta arus modal di Indonesia.

"Kurs kita akan masih dalam posisi tertekan sepanjang CAD masih defisit dan sepanjang arus modal masih on and off," kata Halim, dalam sebuah seminar bertajuk 'Tantangan dan Peluang Investasi di Pasar Modal Pada Era Turbulensi Ekonomi', di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015). di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015).

Ia menambahkan, saat ini struktur mikro di pasar valuta asing (valas) di Indonesia masih terbilang rendah. Sementara transaksi nilai tukar rupiah lebih banyak dilakukan di pasar spot.

"Micro structure valas kita masih rendah. Kita akan kesulitan untuk melihat rupiah kita menguat. Transaksi rupiah kita kebanyakan di spot," jelas dia.

Di samping itu, masih kata Halim, penguatan nilai tukar rupiah juga sangat bergantung pada peningkatan ekspor nasional. Hal tersebut juga akan mendorong ketergantungan ekspor bukan hanya dari sektor komoditas primer saja.

"Jika kita belum bisa memiliki teknologi ekspor, kita menjamin tidak hanya komoditas primer, maka rasanya sulit mendorong rupiah kita semakin kuat dibanding USD," pungkasnya.



(ABD)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

3 hours Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA