Kasus Penembokan Depan Rumah Denny karena Salah Paham

Arga sumantri    •    Kamis, 05 Nov 2015 14:36 WIB
rumah
Kasus Penembokan Depan Rumah Denny karena Salah Paham
Ketua RW 15 Perumahan Bukit Mas Bintaro, Lutfi Nahar. Foto: MTVN/Arga Sumantri

Metrotvnews.com. Jakarta: Konflik warga Perumahan Bukit Mas Bintaro dengan Denny Akung berawal dari kesalahpahaman. Ketua RW setempat menyebut posisi rumah Denny tidak menyalahi aturan.

"Izin mendirikan bangunan dan sertifikat sudah keluar," kata Ketua RW 15 Perumahan Bukit Mas Bintaro, Lutfi Nahar, Kamis (5/11/2015).

Lutfi mengakui, sesuai sertifikat, rumah Denny tidak menghadap komplek. Namun, semuanya berubah setelah diurus Heru, pemilik rumah sebelumnya. Atas dasar itu, Lutfi memberi izin Denny membangun rumah menghadap komplek.

"Saya sebelumnya sudah tanya ke Heru, sudah minta izin warga kiri kanan atau belum. Kata Heru sudah lewat lisan," ujar Lutfi.

Lutfi berharap perselisihan warga Perumahan Bukit Mas Bintaro dengan Denny segera selesai lewat musyawarah mufakat.

Warga yang tergabung dalam Warga Peduli Bukit Mas Bintaro menutup akses ke rumah Denny dengan tembok setinggi dua meter, Minggu 1 November. Tembok itu dinilai bisa membatasi komplek dengan rumah Denny.

Posisi rumah Denny menempel dan menghadap ke jalan Kompleks Bukit Mas. Warga menilai, seharusnya rumah seharga Rp2,5 miliar itu menghadap sisi lain, bukan menyatu dengan jalan komplek.
 
Sementara, Denny mengaku seluruh administrasi bangunan miliknya sudah terpenuhi. Dia heran dengan sikap warga yang menurutnya sepihak mendirikan tembok di depan rumahnya.
 
"Tanah ini sudah resmi. Tertulis di Jalan Cakranegara Blok E No.7 RT001 RW015 Bintaro. Mereka tidak tahu legal standing saya, kesannya saya cuma nempel komplek," ujar Denny.


(TRK)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

9 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA