Yuan Dianggap Belum Mampu Jadi Mata Uang Global

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 05 Nov 2015 15:14 WIB
ekonomi china
Yuan Dianggap Belum Mampu Jadi Mata Uang Global
Ilustrasi mata uang Yuan. AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Halim Alamsyah mengatakan, keinginan Pemerintah Tiongkok untuk menjadikan mata uangnya, yuan, mengglobal masih terkendala. Sekalipun Presiden Tiongkok telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama untuk membicarakan hal tersebut.

"Pertemuan antara Obama dan Xi Jinping, belum akan bisa yakinkan dunia bahwa yuan menjadi mata uang kelas dunia," ujarnya, dalam seminar Tantangan dan Peluang Investasi di Pasar Modal pada Era Turbulensi Ekonomi, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2015).

Dirinya menambahkan, kalaupun Pemerintah Tiongkok tetap memaksakan diri mendorong mata uangnya sebagai mata uang global, maka perlu dilakukan percepatan melalui liberalisasi.

"Kecuali kalau dia liberalisasi yang cepat sekali, tapi risikonya tinggi. Selama masih ada hambatan yuan tidak akan menjadi mata uang dunia walaupun dia ingin," jelas dia.

Selain itu, posisi Tiongkok saat ini juga termasuk masih sulit. Apalagi perusahaan negara milik Tiongkok masih mendorong masyarakatnya untuk membeli saham di dalam negeri.

"Mereka dalam posisi serba sulit. Terutama kepada BUMN-BUMN properti supaya masyarakat beli saham. Cuma yuan belum menjadi mata uang dunia, safe haven," tutup dia.


(AHL)

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

Novanto Mengaku Ikhlas Diganti

19 minutes Ago

Idrus menuturkan, dalam perbincangan dengannya beberapa hari lalu, Novanto mengaku ikhlas dan t…

BERITA LAINNYA