Rupiah Ditutup Menguat di Rp13.542/USD

Angga Bratadharma    •    Kamis, 05 Nov 2015 16:42 WIB
kurs rupiah
Rupiah Ditutup Menguat di Rp13.542/USD
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan di sore hari ini terpantau mengalami penguatan secara tipis. Menjelang pengumuman Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VI, nilai tukar rupiah perkasa dan kembali turun dari level Rp13.600 per USD.

Mengutip Bloomberg, Kamis (5/11/2015), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.542 per USD atau mengalami penguatan sebanyak lima poin atau setara 0,04 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.613 per USD. Sementara menurut Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.603 per USD.

Menguatnya kinerja nilai tukar rupiah ini tidak sejalan dengan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan. Rencana pemerintah yang akan mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VI sore ini tidak mampu menyokong penguatan bagi IHSG.

Selain karena terseret bursa global sejak pagi, rencana the Fed yang akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini juga melemahkan IHSG secara tidak langsung. Alhasil, pada penutupan perdagangan hari ini membuat IHSG harus kembali terhempas karena tidak adanya sentimen positif yang mendukung pergerakan indeks.

IHSG Kamis 5 November sore ditutup melemah 35,33 poin atau setara 1,0 persen ke posisi 4.577. Sementara indeks saham unggulan LQ45 turun tipis 7,63 poin ke 787 dan JII melemah 5,24 poin ke 605.

Sore ini sudah pasti seluruh sektor kompak berada di zona merah. Adapun sektor yang melemah paling tajam masih dipimpin dari sektor perkebunan sebesar 41,29 poin dan konsumer sebesar 18,20 poin.


(ABD)