Tips Wakil Ketua DPD Agar Pilkada Bergairah

Misbahol Munir    •    Kamis, 05 Nov 2015 18:25 WIB
pilkada serentak
Tips Wakil Ketua DPD Agar Pilkada Bergairah
Ilustrasi pilkada serentak,--Foto: Dok/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan penyelenggara pemilu di Istana Negara, Selasa 3 November 2015, mengungkapkan kegundahan soal sepinya antusiasme rakyat jelang pilkada serentak. Padahal 9 Desember mendatang pilkada dihelat di 269 daerah provinsi, kabupaten, dan kota.

Menurut Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad, indikasi sepinya antusiasme pilkada ini disebabkan minimnya calon yang dipersepsi mampu menghadirkan perubahan dan perbaikan daerah.

"Sebagian besar rakyat menilai calon-calon kepala daerah sama saja dari sisi kualitas dan kapabilitas, tidak ada yang menonjol dan menjadi magnet perubahan," jelas Farouk melalui keterangan tertulisnya kepada Metrotvnews.com, Kamis (5/11/2015).

Karena itu, senator asal NTB ini berbagi tips agar pilkada disambut antusias oleh rakyat, khususnya dalam sisa sebulan masa kampanye ini.

Pertama, seluruh kandidat harus aktif melakukan sosialisasi. Bukan sekadar kampanye yang sloganistik, pasang atribut di mana-mana, pengerahan massa atau arak-arakan, tapi langsung terjun menemui rakyat melalui tatap muka dengan kelompok-kelompok kecil, berdialog, menyerap aspirasi, dan menjawabnya dengan konsep kebijakan yang riil, rasional, dan realistis.

Kedua, lanjut dia, seluruh kandidat harus menyajikan kampanye yang jujur dan bertanggung jawab. Bukan kampanye kotor atau kampanye hitam yang justru menyebabkan antipati rakyat.

Ketiga, seluruh kandidat harus mampu memvisualisasikan konsep pembangunan yang menggugah dan menggerakkan rakyat daerah tentang masa depan daerahnya. Banyak daerah di Indonesia dan kota-kota dunia yang bisa dijadikan benchmarking sehingga rakyat makin optimistis.

Keempat, di atas semua konsepsi di atas, seluruh kandidat harus mampu menghadirkan karakter kepemimpinan yang kuat, yang layak diteladani rakyat. Ini harus nampak betul, karena yang hilang dari bangsa ini adalah pemimpin. Banyak calon yang siap jadi 'pejabat' (yang minta dilayani dan dihormati), tapi gagal menjadi pemimpin (yang memberi teladan dan pelayanan kepada rakyatnya).

"Jika empat langkah itu dilakukan sungguh-sungguh, saya yakin pilkada serentak kali ini akan disambut antusias oleh rakyat dan diyakini mampu menghadirkan kepemimpinan daerah yang berkualitas," pungkas Doktor Lulusan Florida State University ini.


(MBM)