Drama Brebesan Pukau Penonton di Jawa Barat

Kuntoro Tayubi    •    Kamis, 05 Nov 2015 22:46 WIB
seni dan budaya
Drama Brebesan Pukau Penonton di Jawa Barat
Pementasan Kolaborasi Drama dan Tari Sintren Brebes, di Ciamis, Jawa Barat. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi

Metrotvnews.com, Brebes: Mengambil lakon Sintren, kolaborasi teater dan tari, duta seni Kabupaten Brebes memukau dalam pentas seni Porsenitas Kunci Bersama 2015, di Ciamis, Jawa Barat. Yang menarik pertunjukan tersebut dikemas dalam bahasa brebesan di hadapan masyarakat Ciamis.

Bertutur tentang kisah Imah calon sintren yang digadang ayahnya untuk menari sintren dalam acara hajatan Kepala Desa. Namun keinginan tersebut mendapat tentangan dari sang Ibu karena kekhawatiran Imah putrinya akan beroleh kemalangan, seperti sulit mendapatkan jodoh.

Sang ayah bersikeras untuk menjadikan Imah sebagai calon sintren, karena tidak ada pilihan lain. Apalagi grup sintren yang dipimpinnya sudah puluhan tahun tidak memperoleh order pertunjukan. Sang isteri akhirnya menyerah.

Ketika digelar latihan betapa kagetnya, ternyata Imah tak bisa menjadi sintren. Murkalah sang ayah, lantaran dengan demikian putrinya tak lagi suci. Menjadi kaget setengah mati demi didengarnya yang membuat Imah tidak suci lagi oleh Dasuki keponakannya sendiri.

Dipilihnya bahasa Brebesan, menurut sutradara Roffie al Juhaeni, sebagai upaya membentuk identitas tersendiri bagi Brebes sebagai wilayah yang berada di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

“Hiburan teater ini mengemas pula tari kontemporer tari tani dan tari sintren dari sanggar tari SMPN 2 Brebes asuhan Yulia Widyarini,” kata Rofie usai pementasan, Kamis (5/11/2015).

Kabid Kebudayaan Dinparbudpora Kabupaten Brebes, Bambang Haryanto, mengatakan dipilihnya kolaborasi antara SMA Negeri 1 Brebes dan SMPN 2 Brebes dalam duta seni Porsenitas Kunci Bersama di Ciamis, untuk memberikan warna lain dalam pertunjukan memadukan antara seni tradisonal dan modern.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kabupaten Ciamis, Yusuf SA, bergembira menyaksikan pementasan kolaborasi tersebut dengan bahasa yang jarang di masyarakat penutur bahasa Sunda. “Kegiatan pentas seni Porsenitas 2015 diikuti oleh 9 kabupaten/kota yang berada di perbatasan Jawa Barat dengan Jawa Tengah,” ujar Yusuf.

Selain kegiatan pentas seni, Porsenitas Kunci Bersama, juga kegiatan olah raga dan pamerean produk unggulan.



(UWA)